EKSISTENSI BAKUL SEMANGGI GENDONG (Studi Tentang Kelembagaan Ekonomi Keluarga Dan Migrasi Khas Bakul Semanggi Gendong Di Kota Surabaya)

RINDAWATI, 090970413 (2015) EKSISTENSI BAKUL SEMANGGI GENDONG (Studi Tentang Kelembagaan Ekonomi Keluarga Dan Migrasi Khas Bakul Semanggi Gendong Di Kota Surabaya). Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2015-rindawati-38707-9.abstr-t.pdf

Download (547kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT 1)
gdlhub-gdl-s3-2015-rindawati-38707-21full.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT 2)
gdlhub-gdl-s3-2015-rindawati-38707-21full B.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Studi ini mengangkat realitas bakul semanggi gendong diKota Surabaya yang tetap eksis ditengah menjamurnya selera kuliner global. Eksistensi bakul semanggi gendong tersebut didukung adanya keterlekatan kelembagaan baik dari internal bakul semanggi gendong sendiri maupun eksternal lingungan dan pelanggan, salah satunya adalah dengan melakukan migrasi khas untuk menjajakan kuliner semanggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,dengan metode fenomenologi. Subjek penelitiannya adalah bakul semanggi gendong di kota Surabaya, dan pelanggannya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dari berbagai sumber hingga menghasilkan pemaknaan (meaning). Hasil penelitian menunjukkan: pertama, eksistensi bakul semanggi gendong secara because motives (motif sebab) didukung oleh: 1) tradisi dan pengalaman turun-temurun dari keluarga bakul dan sesama bakul; 2) kemudahan memperoleh bahan baku; 3) penghasilan cukup banyak; 4) pelanggan yang setia, dan 5) motivasi baik dari diri sendiri maupun dari keluarga, serta lingkungan sekitar. Kedua, secara in order to motives (motif supaya) terdapat dua motif bakul semanggi gendong tetap eksis, yaitu: motif ekonomi dan motif ekonomi tradisi.Ketiga, migrasi sirkuler khas bakul semanggi gendong di Kota Surabaya bermakna ekonomi, religius, solidaritas, pengetahuan, dan tradisi. Keempat, migrasi sirkuler khas bakul semanggi gendong di Surabaya telah membawa misi budaya arek yang lekat dengan simbol keberanian, pantang menyerah dan mandiri. Kelima, terdapat konstruksi sosial bakul semanggi gendong bahwa menjadi bakul semanggi gendong itu merupakan pilihan bagi perempuan di kampung Kendung untuk melanjutkan tradisi keluarganya, dan harus melakukan migrasi sirkuler karena pelanggannya. Implikasi temuan penelitian ini adalah: pertama, eksistensi bakul semanggi gendong didukung oleh proses pelembagaan bakul semanggi gendong sendiri; kedua, proses pelembagaan yang terjadi pada bakul semanggi gendong di antaranya: budaya genetik, dan melakukan migrasi sirkuler untuk menjajakan semanggi ke Kota Surabaya; ketiga, bakul semanggi gendong dimaknai oleh pelanggan sebagai suatu budaya kuliner yang harus dipertahankan yang dikaitkan dengan orientasi masa lampau, sekarang dan masa depan.Temuan penelitian ini menguatkan pendapatGranovetter yang dikenaldengan teori keterlekatan/embeddednesbahwa sebuah jaringan akan eksis bila ada keterlekatan diantara jaringan tersebut.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis S. 02-15 Rin k
Uncontrolled Keywords: The Seller Semanggi with carrying basket, embeddednes institution, and social meaning
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5428-5429.6 Retail trade
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Sosial
Creators:
CreatorsEmail
RINDAWATI, 090970413UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSubagyo Adam, Prof., Dr., Drs., MSUNSPECIFIED
ContributorIda Bagus Wirawan, Prof., Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Oct 2016 03:33
Last Modified: 09 Jul 2017 20:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32593
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item