FAOT KANAF-OE KANAF SEBAGAI REPRESENTASI ETOS LINGKUNGAN : Kajian Etnoekologi tentang Kearifan Lokal Masyarakat Adat Atoni Pah Meto di Timor Barat-Provinsi Nusa Tenggara Timur

BLAJAN KONRADUS, - (2007) FAOT KANAF-OE KANAF SEBAGAI REPRESENTASI ETOS LINGKUNGAN : Kajian Etnoekologi tentang Kearifan Lokal Masyarakat Adat Atoni Pah Meto di Timor Barat-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2008-konradusbl-7759-diss.0-k.pdf

Download (592kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Disertasi dengan judul Faot knaf-0e Kanaf sebagai Representasi Etos Lingkungan ini sesungguhnya berawal dari minat penulis untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang sebenarnya tidak asing di kalangan ilmuwan sosial pada umumnya, yakni: Mengapa di tengah-tengah dinamika sosial dan budaya yang demikian mendunia, masyarakat adat Atoni Pah Meto di Timor Barat justru masih saja sangat patuh pada berbagai norma dan nilai budaya lokalnya? Berbagai norma tradisi dan nilai budaya yang terus dijadikan sebagai pedoman hidup masyarakat adat Atoni Pah Meto, tidak dapat dilepaspisahkan dari sistem religi setempat yang dimiliki, dijalankan, dan diwariskan secara turun-temurun. Dalam konteks pengelolaan sumber daya alam, terutama dalam hal praktik pertanian lahan kering, misalnya, hingga saat ini masyarakat adat Atoni Pah Meto masih terus melakukan berbagai praktik ritus adat yang selalu berorientasi pada foot knaf-oe knaf setiap suku. Sebagai simbol budaya yang menduduki posisi sentral dalam kehidupan masyarakat adat Atoni Pah Meto di Timor Barat, faot kanaf-oe kanaf tidak hanya dipandang sebagai titik pusat, di tempat mana ritus adat setiap suku harus dilaksanakan, tetapi juga adalah batu dan sumber air yang sangat dikeramatkan. Faot knaf-oe knaf merupakan simbol kristalisasi dari berbagai unsur pengetahuan kosmologis masyarakat adat setempat tentang keberadaan diri dan lingkungan alam yang mengitarinya. Pada satu sisi, keberadaan masyarakat adat Atoni Pah Meto yang sangat patuh pada berbagai norma dan nilai budaya lokalnya tersebut, tentu saja dapat dipandang sebagai aset budaya yang sangat berharga dan sekaligus menjadi bagian dari potensi jati diri bangsa. Namun pada pihak yang lain, kondisi masyarakat adat yang masih tradisional dan sangat patuh pada pelbagai norma dan nilai budaya lokalnya tersebut justru akan menjadi persoalan tersendiri, manakala pengaruh unsur-unsur budaya atau nilai-nilai budaya yang datang dari luar menjadi semakin besar, dan bahkan menjadi semakin dominan sehingga nilai-nilai sosial dan budaya setempat tidak mampu lagi mengakomodasikan nilai-nilai atau tatanan sosial baru yang datang dari luar tersebut dalam suatu proses transformasi sosial yang sehat dan harmonis. Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimana masyarakat adat Atoni Pah Meto memaknai faot kanaf-oe kanaf bagi kehidupannya. Untuk memperoleh jawaban atas permasalahan pokok tersebut, maka pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: Nilai-nilai budaya apa sajakah yang terkandung dalam faot kanaf-oe kanaf dan maknanya bagi masyarakat adat Atom Pah Meto dalam berinteraksi dengan lingkungan alam yang ada di sekitarnya? . Dengan menggunakan metode etnografi dalam menggali dan mengumpulkan data penelitian di lapangan, penelitian ini juga menggunakan pendekatan interpretivisme simbolik untuk melakukan analisis kualitatif-interpretatif terhadap hakikat keberadaan faot kanaf-oe kanaf. Analisis kualitatif-interpretatif dimaksud dilakukan melalui proses pemaknaan terhadap pelbagai unit tindakan sosial masyarakat adat Atoni Pah Meto, khususnya interpretasi simbolik atau pemaknaan terhadap pelbagai ritus adat dalam praktik pertanian tradisional yang senantiasa berorientasi pada foot kanaf-oe kanaf. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur yang tidak lain merupakan intisari etos lingkungan atau kearifan ekologis masyarakat adat Atoni Pah Meto yang terkandung dalam.faot kanaf-oe kanaf adalah nilai religius, nilai ekologis, dan nilai persatuan. Berdasarkan hasil temuan penelitian maka implikasi teoretik dari penelitian disertasi ini adalah untuk mendukung teori teks, khususnya pendekatan interpretivisme simbolik yang dipakai untuk memahami dan menjelaskan konsep kebudayaan, baik sebagai sistem pengetahuan dan sistem makna (aspek kognitif) maupun sebagai system nilai (aspek evaluatif), sebagaimana diajukan oleh Clifford Geertz. Dalam hubungannya dengan temuan disertasi ini, maka ada dua proposisi yang diajukan. Proposisi 1. Sebagai simbol budaya, foot kanaf-oe kanaf merupakan representasi dari aspek kognitif dan aspek evaluatif kebudayaan masyarakat adat Aioni Pah Meto. Proposisi 2. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap nilai-nilai budaya tertentu, seperti halnya faot kanaf-oe kanaf, sangat bergantung pada seberapa besar makna dan peran dari faot kanaf-oe kanaf bersangkutan sebagai simbol-simbol budaya bagi kehidupan masyarakat pendukungnya.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis S. 07/08 Kon f (FILE FULL TEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: Faot kanaf-oe kanaf, indigenous People, Edmoecology, Symbolic Interpretivism Approach, Representation, Ecological Ethos and or Local Wisdom.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT51-65 Human settlements. Communities
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV3176-3199 Special classes. By race or ethnic group
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Sosial
Creators:
CreatorsEmail
BLAJAN KONRADUS, -UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJudistira K. Garna, Prof. H. , Ph.D.UNSPECIFIED
ContributorJosef Glinka, Prof. Dr. , SVDUNSPECIFIED
ContributorLaurentius Dyson P., Prof. Dr. , M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Oct 2016 03:15
Last Modified: 11 Oct 2016 03:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32598
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item