PENGARUH KOMPETENSI BIDANG FUNGSIONAL TERHADAP STRATEGI BISNIS DAN KINERJA PERBANKAN DI INDONESIA

SUHARTONO, 099813133 D (2002) PENGARUH KOMPETENSI BIDANG FUNGSIONAL TERHADAP STRATEGI BISNIS DAN KINERJA PERBANKAN DI INDONESIA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-suhartono-3558-dise22-p-abs.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-suhartono-3558-dise22-p.pdf

Download (13MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sektor Perbankan di Indonesia sejak deregulasi pada tahun 1983 yang kemudian diikuti dengan regulasi yang lainnya.telah mengalami perubahan yang sangat mendasar, sejak periode tersebut sektor perbankan berkembang sangat pesat dengan pertumbuhan jumlah bank yang sangat besar. Akibat pertumbuhan tersebut persaingan pada sektor perbankan menjadi semakin kompetitif. Kondisi ini menjadi semakin sulit akibat terjadinya resesi sejak periode 1997 yang ditandai dengan banyaknya bank yang mengalami kesulitan likuiditas dan bahkan harus dilikuidasi oleh pemerintah. Disisi lain globalisasi ekonomi sebagai bentuk keterbukaan pasar mengharuskan perbankan untuk dapat mengadaptasi regulasi secara intemasional sebagaimana yang ditetapkan dalam Bank for International Settlement (BIS) sehingga perbankan selain harus dapat mengatasi kondisi persaingan yang semakin tajam, kondisi ekonomi yang sedang resesi juga harus segera mengadakan konsolidasi dalam rangka memenuhi ketentuan BIS tersebut agar dapat melakukan aktivitas bisnis secara intemasional. Ekisistensi perbankan dalam mempertahankan kelangsungan bisnisnya harus ditunjang adaya kompetensi bidang fungsional yang terdiri dari kompetensi operasional, inovasi dan pemasaran. Selain itu perbankan juga harus menetapkan strategi yang tepat agar dapat mencapai kinerja yang baik. Pengukuran kinerja perbankan disesuaikan dengan standar penilaian yang ditetapkan oleh otoritas moneter Bank Indonesia. Penelitian ini menganalisis pengaruh kompetensi fungsional perbankan (operasional, inovasi dan pemasaran) terhadap kinerja perbankan yang diukur sesuai dengan criteria Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), Loans To Deposit Ratio (LDR), dan Non Performing Loans (NPL), yang ditetapkan sebagai standar penilaian oleh Bank Indonesia dengan menggunakan strategi sebagai variable antara (intervening variable) yang terdiri dari strategi differentiation dan overall cost leadership. Obyek penelitian ini menggunakan populasi Bank Umum Devisa mengingat bank ini yang secara langsung menerima dampak dari seluruh perkembangan konsisi perbankan tersebut diatas. Penilaian kompetensi yang digunakan dalam penelitian ini secara fungsional dilihat dari sudut pandang manajer (manajemen) bank. Tehnik analisis dalam pengujian hipotesis yang digunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program software komputer AMOS 4.10, namun dalam beberapa pengujian pengaruh antar variable tertentu menggunakan SPSS termasuk proses penetapan nilai (scoring) terhadap variable tertentu melalui program Microsoft-exce1. Hasil penelitian ini menuniuk bahwa kompetensi fungsional perbankan yang bersumber pada faktor keuntungan bersaing merupakan kompetensi yang harus dimiliki manajemen bank untuk dapat mempertahankan eksistensi dan kontinyuitas usaha dimasa yang akan dating. Kemudian berdasarkan pengujian secara serentak diperoleh hasil bahwa kompetensi operasional ternyata mempunyai pengaruh yang signifikan dengan arah yang positif, sedangkan kompetensi pemasaran tidak mempunyai pengaruh pada tingkat p #8804;0,05 namun mempunyai pengaruh yang signifikan dengan arah positif pada p #8804;0,1. Hasil ini sebagian menerima dan sebahagian menolak hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Vickery (1993,1994) dan Cleveland (1989). Hasil penemuan lain dalam penelitian ini ternyata berdasarkan confirmatory factor analysis terlihat bahwa kriteria penilaian kinerja perbankan hanya dipengaruhi oleh Return On Assets dan Net Interest Margin yang keduanya merupakan indikator penilaian berdasarkan kinerja keuangan. Strategi secara serentak mempunyai pengaruh yang signifikan dengan arah posistif terhadap kinerja perbankan dan secara spesifik berdasarkan penelitian ini strategi yang lebih banyak diterapkan adalah strategi low differentiation dan high performance overall cost leadership, hasil ini menerima hasil penelitian yang dilakukan oleh Prahalad and Gary Hamel (1990) berdasarkan analisis regresi secara parsial ternyata strategi tersebut mempunyai pengaruh dengan arah yang positif terhadap seluruh indikator kinerja perbankan (CAR,ROA,NIM dan NPL) namun tidak signifikan kecuali tehadap Net Interest Margin (NIM) yang signifikan dengan arah positif. Penelitian ini dapat dikembangkan secara tajam dengan membuat segmentasi ukuran bank sehingga secara spesifik dapat mengukur kompetensi pada setiap segment dan juga dapat dikembangkan dengan melakukan penelitian terhadap kompetensi secara keseluruhan (total) terhadap kinerja perbankan, serta penelitian tersebut dilakukan tidak hanya pada satu kurun waktu yang terbatas, tapi dalam kurun waktu yang panjang (time series)

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis.E.22/03 Suh p
Uncontrolled Keywords: Competence-functional-Business Strategy-Banking Performance.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Strategic planning
H Social Sciences > HF Commerce > HF5001-6182 Business
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsNIM
SUHARTONO, 099813133 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorM. Syafiie Idrus, Prof., Dr., H., SE., M.EcUNSPECIFIED
Thesis advisorIBM Santika, Dr., SEUNSPECIFIED
Thesis advisorImam Syakir, Prof., Dr., SEUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 20 Oct 2016 19:14
Last Modified: 20 Oct 2016 19:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32655
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item