PENGEMBANGAN LUMPUR AKTIF YANG DIPERKAYA UNTUK PROSES BIODEGRADASI LIMBAH CAIR INDUSTRI TAPIOKA

SUWARSO, 099612341 (2003) PENGEMBANGAN LUMPUR AKTIF YANG DIPERKAYA UNTUK PROSES BIODEGRADASI LIMBAH CAIR INDUSTRI TAPIOKA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-suwarso-3438-dism01-k.pdf

Download (400kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
32767.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Industri tapioka menghasilkan tepung tapioka yang komponen utamanya adalah pati. Pada proses ekstraksi pati banyak menggunakan air menyebabkan produksi limbah cair (LCIT)nya banyak, dan mengandung 10 - 15 % partikel halus. Hal ini menyebabkan kadar BOD, COD, TSS dan TSS sangat tinggi dengan pH asam, berupa suspensi putih yang segera berubah kehitaman akibat biodegradasi. Pencemaran badan air oleh LCIT yang lain adalah menurunnya estetika, pelumpuran dan munculnya bau busuk yang disebabkan oleh munculnya H2S dan NH3. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas biodegradasi melalui rekayasa bioteknologi meliputi peningkatan keanekaragaman dan jumlah mikro-organisme pendegradasi. Keanekaragaman ditingkatkan dengan cara lumpur aktif yang merupakan mikroorganisme indigen diperkaya dengan mikroorganisme eksogen tinja sapi yang kemudian diimobilisasi dalam substrat ijuk. Proses biodegradasi dilaksanakan pada kombinasi proses aerob dan anaerob. Hipotesis yang perlu dibuktikan adalah (1) LCIT mengandung mikroorganisme indigen, (2) tinja sapi mengandung mikroorganisme eksogen, (3) kemampuan menurunkan parameter BOD, COD, TSS dan TDS tergantung komunitas lumpur aktif yang diperkaya, (4) imobilisasi pada ijuk lebih meningkatkan kemampuan biodegradasi, dan (5) kombinasi proses aerob dan anaerob meningkatkan kemampuan biodegradasi. Penelitian dilakukan dalam lima tahap, yaitu (1) studi kualitas fisik-kimia dan biologi LCIT, (2) studi kualitas biologi tinja sapi, (3) studi efektivitas kemampuan biodegradasi lumpur aktif yang diperkaya, (4) imobilisasi lumpur aktif yang diperkaya, dan (5) uji pengaruh kombinasi proses anaerob dan aerob dalam biodegradasi. Penelitian tahap pertama dilakukan di Laboratorium Biologi Perairan dan Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UNSOED Purwokerto dan di lapangan yaitu Pabrik Tapioka X Majenang, Cilacap. Menggunakan metode survai. Peubah yang diamati adalah suhu, pH, BOD, COD, TSS, TDS, CN dan bakteri indigen. Data yang diperoleh diuji secara deskripsi untuk mengetahui kandungan bakteri indigen yang dominan. Penelitian tahap ke dua adalah isolasi dan identifikasi bakteri dalam tinja sapi. Data yang diperoleh diuji secara deskriptif untuk mengetahui kandungan bakteri eksogen tinja sapi. Penelitian tahap ke tiga merupakan penelitian eksperimental di laboratorium. Tujuan tahap ini untuk menguji efektivitas penambahan tinja sapi dengan dosis 0 %, 10 %, dan 30 %. Peubah pengamatan adalah persentase penurunan kadar BOD, COD, TSS, TDS dan CN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas tertinggi dicapai pada pengayaan 30 % v/v tinja sapi. Penelitian tahap ke empat dilakukan di laboratorium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah dan jenis lumpur aktif yang diperkaya dengan 30 % v/v tinja sapi yang terimobilisasi dalam ijuk. Dilakukan aerasi salama 48 jam dan apabila terbentuk supernatan dihentikan. Peubah yang diamati adalah jumlah dan jenis bakteri dalam ijuk. Hasil penelitian menunjukkan ijuk berperan sebagai imobilisator dan meningkatkan keanekaragaman jenis bakteri yang memunculkan komunitas biofilm. Penelitian tahap ke lima adalah untuk menguji kemampuan kombinasi anaerob dengan aerob dalam menurunkan kadar BOD, COD, TDS dan CN LCIT. Peubah yang diamati adalah persentase penurunan kadar dengan waktu tinggal 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan waktu detensi 72 jam memberikan persentase penurunan yang paling besar.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis M 01/04 Suw p
Uncontrolled Keywords: activated sludge, enrichment, faeces and biodegradation.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health, Including sewage disposal, air pollution, nuisances, water supply
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD511-780 Sewage collection and disposal systems. Sewerage
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD896-899 Industrial and factory wastes
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Matematika & IPA
Creators:
CreatorsEmail
SUWARSO, 099612341UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. Soeparmo, Prof., H., Drs., MScUNSPECIFIED
ContributorEddy Pranowo Soedibyo, Prof., Dr., H., dr., MPHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 04 Oct 2016 14:08
Last Modified: 19 Jun 2017 22:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32767
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item