PENGOLAHAN AIR KALI TENGAH (BERASAL DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI) SECARA KOMBINASI KITOSAN-ALUM DAN TUMBUHAN AIR

SUHERMAN, 090114521 D (2005) PENGOLAHAN AIR KALI TENGAH (BERASAL DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI) SECARA KOMBINASI KITOSAN-ALUM DAN TUMBUHAN AIR. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2006-suherman-3384-dism10-5.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
32808.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Limbah cair industri banyak mencemari sumber air bersih_ Pengolahan yang dilakukan adalah proses koagulasi dengan menggunakan bahan koagulan alum Al2(SO4)318H20. Hasil yang diperoleh tidak bermakna dalam meningkatkan kualitasnya menjadi air baku air bersih, karena pads perbandingan volume air limbah dengan berat alum yang sesuai, tidak mengkoagulasi secara sempurna. Hal ini disebabkan tingginya konsentrasi zat pencemar di dalam limbah cair industri. Kitosan sebagai bahan koagulan dapat mengkoagulasi dengan membentuk flok yang besar, tetapi flok yang terbentuk mudah mudah terurai kembali. Tumbuhan air dapat menfiltrasi, mengadsorpsi partikel dan mengabsorpsi ion ion logam yang terdapat dalam air limbah melalui akar. Karena itu, basil pengolahan air limbah industri akan lebih bermakna bila dikoagulasi dengan bahan koagulan kitosan-alum dan dikombinasi dengan tumbuhan air. Masalalmya adalah berapa besar perbandingan kitosan – alum yang efektif mengkoagulasi partikel koloid dalam air limbah dan berapa lama flok yang terbentuk akan diendapkan oleh akar dari tumbuhan air (eceng gondok). Tujuannya adalah untuk menentukan perbandingan bahan koagulan kitosan-alum dan waktuk pengendapan flok oleh akar dan tumbuhan air yang efektif meningks tkan kualitas air baku air bersih dari pengolahan air limbah industri. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah; (1) Proses koagulasi menggunakan bahan koagulan kitosan-alum dengan teknik campuran dan blending. Setiap teknik digunakan perbandingan bahan koagulan kitosan-alum; 25%:75% , 50%:50% dan 75%:25%. (2) Proses biofiltrasi-koagulasi , biofiltrasi menggunakan tumbuhan eceng gondok yang berfungsi mengadsorpsi partikel partikel koloid dalam air limbah dan mempercepat pengendapan flok ke badan air. Waktu adsorpsi, absorpsi, dan pengendapan dilakukan adalah 3 x 24 jam dan 6 x 24 jam. Hasil yang diperoleh pada proses tersebut dilanjutkan dengan koagulasi dari kitosan-alum pada perbandingan 10%:90%, 25%:75% dan 50%:50%. Parameter yang diamati dari kedua proses tersebut adalah pH, kekeruhan, residu total, angka COD dan BOD, Kadar ion logam (Fe,Mn, Cd dan Pb). Analisis dilakukan sebelum dan setelah pengolahan. Data yang diperoleh dari kedua proses tersebut dianalisi dengan menggunakan Uji ANOVA dan HSD. Persentase penurunan kadar setiap parameter yang diamati dibandingkan dengan parameter kualitas air yang distandarkan oleh PP. no 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan kualitas air bersih dan Pengendalian Pencemaran. Berdasarkan basil dari analisis tersebut ditentukan perbandingan bahan koagulan kitosan-alum dan waktu adsorpsi dan absorpsi dari tumbuhan air yang efektif meningkatkan kualitas air. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah parameter yang diamati pada setiap perbandingan bahan koagulan kitosan-alum tiap teknik pengolahan adalah signifikan secara uji ANOVA. Berdasarkan HSD test teknik perlakuan yang optimal adalah; (1) biofiltrasi 3 x 24 jam dengan perbandingan bahan koagulan 10%:90% adalah optimal merubah pH, menurunkan kekeruhan dan menurunkan kadar logam Cd (mg/L). Optimal merubah pH, menurunkan kekeruhan dan menurunkan kadar logam Cd (mg/L). (2) biofiltrasi 6 x 24 jam dengan perbandingan bahan koagulan kitosan alum 10% : 90% optimal menurunkan residu total (mg/L), COD (mg/L) Kadar logam (Fe, Mn dan Pb)(mg/L), pH pada keadaan ini 7,31. (3) Untuk penurunan angka BOD perlakuan yang optimal adalah proses koagulasi teknik blending kitosan-alum 50%:50%. Maksimum penurunan kadar zat pencemar dengan: Proses koagulasi teknik campuran kitosan-alum 25%:75% adalah Cd sebesar 80,40%. Proses koagulasi teknik campuran kitosan-alum 50%:50% adalah Pb sebesar 87,50%. Proses koagulasi teknik blending kitosan-alum 25%:75% adalah residu total sebesar (99,85%). Proses koagulasi teknik blending kitosan-alum 50%:50% dapat menurunkan kekeruhan 99,36%, angka COD 97,84%; angka BOD 98,92%; logam Fe hampir 100%. Proses koagulasi teknik blending kitosan-alum 75%:25% dapat menurunkan Mn hampir 100%. Persentase maksimum minimalisasi zat pencemar dengan proses biofiltrasi¬koagulasi terjadi pada biofiltrasi 6 x 24 jam yaitu pada koagulasi kitosan – alum 10%:90% adalah residu total 99,94%; COD 98,98%; BOD 99,23%; logam Fe hampir 100%); Mn 77,83%; Cd hampir 100% dan Fe hampir 100%o. Pada koagulasi kitosan – alum 25%:75% yaitu kekeruhan 98,700%, pH pada kesdaan ini 7,21. Untuk menghemat biaya pengolahan dengan basil yang lebih balk, maka pengolahan dapat dilakukan dengan proses biofiltrasi 6 x 24 jam dengan koagulasi kitosan-alum 10%:90%. Hanya memerlukan waktu yang lama. Disarankan untuk lanjutan penelitian ini, bahan koagulan kitosan-alum yang optimal dapat ditentukan batas efektivitasnya terhadap volume dan karakter limbah cair.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis M 10/05 Suh p
Uncontrolled Keywords: Industrial wastewater; biofiltration-coagulation; chitosan-alum; water hyacinth
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD7260-7780.8 Industrial hygiene. Industrial welfare
Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD419-428 Water pollution
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD896-899 Industrial and factory wastes
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Matematika & IPA
Creators:
CreatorsEmail
SUHERMAN, 090114521 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoemadi, Prof.,Drs.,AptUNSPECIFIED
ContributorWahyono Hadi, Prof.,Ir.,M.Sc.,PhDUNSPECIFIED
ContributorAmirudin Prawita, Prof.,Dr.,H.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 21 Jun 2017 21:59
Last Modified: 21 Jun 2017 21:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32808
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item