BIOREMEDASI MERKURI (Hg) DENGAN TUMBUHAN AIR PADA LIMBAH TAMBANG EMAS RAKYAT DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA PROPINSI SULAWESI UTARA

TOMMY MARTHO PALAPA, 090013768 D (2005) BIOREMEDASI MERKURI (Hg) DENGAN TUMBUHAN AIR PADA LIMBAH TAMBANG EMAS RAKYAT DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA PROPINSI SULAWESI UTARA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2006-palapatomm-3385-dism11-k.pdf

Download (483kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
32810.pdf

Download (3MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kegiatan pertambangan emas rakyat di kecamatan Dimembe kabupaten Minahasa menggunakan merkuri sebagai bahan pengikat emas (amalgam) telah berlangsung sampai saat ini. Penggunaan merkuri mengakibatkan emisi merkuri berpotensi mencemari lingkungan. Berdasarkan basil uji pendahuluan, limbah buangan pengolahan emas tradisional di kecamatan Dimembe telah mengandung logam berat berupa merkuri (Hg), timbal (Pb). Kandungan logam-logam berat tersebut telah melewati ambang batas baku mutu lingkungan, dan diduga telah terjadi akumulasi logam-logam berat pada sungai, biota air dan tumbuhan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas dan kemampuan beberapa jenis tumbuhan air sebagai agen bioremediasi limbah merkuri. Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yakni tahap pendahuluan bertujuan untuk menentukan model instalasi yang digunakan sebagai wadah bioremediasi, menentukan jenis tumbuhan, dan konsentrasi logam berat dan kandungan nutrisi dalam limbah. Pengujian awal ini digunakan sebagai acuan untuk kegiatan penelitian selanjutnya. Tahap kedua yakni tahap bioremediasi bertujuan untuk mengetahui kemampuan tumbuhan air: kangkung air (Ipomoea aquatica), teratai (Nelumbium nelumbo), eceng gondok (Eichhornia crassipes) dalam menyerap merkuri dalam limbah serta untuk mengetahui pengaruh kombinasi jenis tumbuhan dan biomassa terhadap penurunan konsentrasi merkuri dalam air limbah tambang emas. Selain itu juga dilakukan perhitungan pengaruh tumbuhan terhadap IBR. Pelaksanaan bioremediasi dilakukan dengan cara menampung limbah buangan sebelum dilepas ke lingkungan. Setelah pelaksanaan bioremediasi, maka dilakukan verifikasi terhadap kandungan merkuri pads tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen skala lapangan dengan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa air limbah tambang emas rakyat di kecamatan Dimembe mengaung Hg 9,03 mg/1,As 0,00 mg/l, Pb < 0,05 mg/l. Selain itu mengandung nutrisi tumbuhan berupa N 545 mg/l, P 25,58 mg/I, dan Kal;ium 11,67 mg/l. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pada hari ke 15 jenis tumbuhan tidak berpengaruh bennakna (p > a 0,05), namum biomassa tumbuhan berpengaruh bermakna (p < a 0,05) terhadap penurunan kadar Hg pada air limbah. Demikian juga kombinasi jenis dan biomassa tumbuhan tidak berpengaruh bennakna (p > a 0,05). Pada hari ke 30 jenis tumbuhan berpengaruh bermakna (p < a 0,05), tapi biomassa tidak berpengaruh bennakna (p >a 0,05), demikian pula kombinasi jenis tumbuhan dan biomassa tidak berpengaruh bermakna (p < a 0,05). Tumbuhan air yang paling efektif sebagai agen bioremediasi adalah teratai (N. nelumbo) dengan biomassa 15 kg mampu menurunkan kadar Hg air limbah hingga 0,022 mg/1 dengan IBR 99 % terjadi pads hari ke 15. Hal ini didukung oleh nilai FBK dari masing-masing tumbuhan air menunjukkan bahwa nilai FBK teratai 8,30 lebih tinggi clan nilai FBK kangkung air dan eceng gondok 4,68. Berdasarkan penelitian ini secara umum tumbuhan air: kangkung air (I. aquatica) , teratai( N. nelumbo), eceng gondok (E. crassipes) dapat digunakan sebagai agen bioremediasi merkuri yang terdapat pada limbah tambang emas tradisional. Kemampuan ini terjadi karena tumbuhan mampu beradaptasi dengan kondisi limbah, dan tersedianya nutrisi tumbuhan yang ada di dalam limbah.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis M 11/05 Pal b
Uncontrolled Keywords: bioremediation; mercury (Hg); traditional gold mining; water plant; I. Aqu┬Čatica; N. nelumbo; E. crassipes.
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
S Agriculture > SB Plant culture
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD896-899 Industrial and factory wastes
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Matematika & IPA
Creators:
CreatorsEmail
TOMMY MARTHO PALAPA, 090013768 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJ. Mukono, Prof.,Dr.,H.,dr.,MS.,MPHUNSPECIFIED
ContributorWahyono Hadi, Prof.,Dr.,H.,Ir.,M.ScUNSPECIFIED
ContributorTini Surtiningsih, Dr.,Hj.,Ir.,DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 21 Jun 2017 22:08
Last Modified: 21 Jun 2017 22:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32810
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item