LAJU PROSES DEKOMPOSISI SAMPAH KOTA DENGAN EFFECTIVE MICROORGANISMS-4 UNTUK MENGHASILKAN PUPUK ORGANIK BERKUALITAS

SUDDIN SIMANDJUNTAK, 090013764 D (2004) LAJU PROSES DEKOMPOSISI SAMPAH KOTA DENGAN EFFECTIVE MICROORGANISMS-4 UNTUK MENGHASILKAN PUPUK ORGANIK BERKUALITAS. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-simandjunt-3402-dism06-k.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
32841.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sekitar 70 — 80 % sampah kota di Indonesia merupakan sampah organik yang dapat diubah menjadi pupuk organik. Pupuk organik sangat dibutuhkan dalam memperbaiki kesuburan lahan pertanian. Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa sampah merupakan bahan buangan yang tidak dapat dimanfaatkan dan menjijikkan, padahal sampah ini dapat dijadikan sebagai bahan baku pupuk organik dan pakan ternak. Sampah menjadi masalah serius karena kecepatan pemusnahan dan pembuangan sampah oleh masyarakat sangat tidak berimbang, sehingga menyebabkan timbunan sampah di TPA semakin hari semakin banyak. Agar terjadi perimbangan pembuangan sampah dan pemusnahannya, diperlukan teknologi pengolahan dan pendaur ulangan sampah terutama sampah organik antara lain dengan menggunakan bioaktivator untuk meningkatkan laju proses dekomposisi sampah organik. Dekomposisi sampah organik secara alami memerlukan waktu 3 — 4 bulan, sehingga tidak akan dapat mengatasi laju pembuangan sampah ke TPA. Upaya memperkecil ukuran sampah dan aplikasi bioteknologi EM4 sebagai bioaktivator merupakan salah satu cara untuk menpercepat proses dekomposisi sampah organik perkotaan menjadi kurang dari satu bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi ukuran sampah dan kemampuan EM4 dalam meningkatkan laju proses dekomposisi sampah organik perkotaan, serta untuk mengetahui kualitas pupuk organik, hasil dekomposisi sampah tersebut, melalui analisis kandungan unsur hara, dan aplikasinya terhadap tanaman paprika (Capsicum annum var (irossum). Penelitian tahap I untuk menguji laju proses dekomposisi sampah organik perkotaan dengan indikator nilai CN rasio < 20. Penelitian dilakukan dengan uji faktorial berdasar rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama ukuran sampah > 5 cm (U1) dan sampah < 5 cm (U2); faktor kedua konsentrasi EM4 (Oml, 25m1, 50m1, dan 75m1), lama pengamatan 25 hari. Penelitian tahap II untuk menguji kualitas pupuk organik pada tanaman paprika sebagai indikator. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, dilaksanakan dalam green house. Hasil penelitian tahap I menunjukkan bahwa kombinasi ukuran sampah dengan konsentrasi EM4 yang berbeda dapat meningkatkan laju proses dekomposisi sampah organik perkotaan secara nyata, dalam waktu 5 hari CN rasio turun < 14. Kombinasi yang paling efektif dan menguntungkan secara ekonomi adalah U1EM4 50m1, dengan kombinasi perlakuan ini tidak perlu mencacah sampah. Hasilnya berdasarkan analisis statistik tidak berbeda dengan kombinasi perlakuan U2EM4 25m1 (sampah dicacah). Jadi dengan menaikkan dosis EM4 duakali dosis standar 1 liter per ton, sampah tidak perlu dicacah. Pupuk Organik BOKASOP dengan dosis tinggi secara umum dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman paprika, tetapi tidak dapat meningkatkan jumlah panen buah paprika, hal ini diduga akibat kandungan unsur hara BOKA SOP kurang lengkap. Kualitas pupuk BOKASOP perlu diperbaiki dengan menambahkan bahan organik yang mengandung unsur hara lengkap, dan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat tentang proses dekomposisi dan kualitas pupuk organik, perlu dilakukan pengukuran semua faktor yang mempengaruhi proses dekomposisi dan analisis hasil dekomposisi secara lengkap

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis M. 06/04 Sim l
Uncontrolled Keywords: Rate of decomposition process, municipality, organic waste, Effective Micro¬organisms-4, organic fertilizer quality.
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT101-395 Urban groups. The city. Urban sociology > HT165.5-169.9 City planning
Q Science > QD Chemistry > QD241-441 Organic chemistry
Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Matematika & IPA
Creators:
CreatorsEmail
SUDDIN SIMANDJUNTAK, 090013764 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorH.A. Soeparmo, Prof.,Drs.,M.ScUNSPECIFIED
ContributorRirien Prihandarini, Dr.,Hj.,Ir.,MSUNSPECIFIED
ContributorMustikoweni P, Dr.,Hj.,Ir.,M.AgUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 05 Jul 2017 01:22
Last Modified: 05 Jul 2017 01:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32841
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item