BIOLEACHINC LOGAM BERAT TIMBAL DARI SEDIMEN TERCEMAR OLEH PSEUDOMONAS FLUORESCENS, THIOBACILLUS FERROOXIDANS, ESCHERICHIA COLI DAN BACILLUS SP (Suatu Pendekatan Eksperimental Laboratorik)

ISHAK ISA, 099712477 D (2004) BIOLEACHINC LOGAM BERAT TIMBAL DARI SEDIMEN TERCEMAR OLEH PSEUDOMONAS FLUORESCENS, THIOBACILLUS FERROOXIDANS, ESCHERICHIA COLI DAN BACILLUS SP (Suatu Pendekatan Eksperimental Laboratorik). Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2006-isaishak-3404-dism07-k.pdf

Download (568kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
32842.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bioleaching merupakan suatu proses pelarutan/pelepasan logam atau pengambilan (ekstraksi) logam dari sedimen atau mineral sukar larut menjadi bentuk yang larut dengan menggunakan bakteri. Bakteri yang digunakan adalah bakteri Pseudomonas fluorescens, Escherichia coil, Thiobacillus ferrooxidans dan Bacillus sp sebagai bakteri leaching yang mampu melarutkan senyawa timbal sulfida sukar larut menjadi senyawa timbal sulfat yang dapat larut melalui proses biokimia. Proses Bioleaching merupakan teknologi aitematif yang dapat dikembangkan sebagai salah satu teknologi untuk memperoleh (recovery) logam di masa mendatang. Salah satu penerapan proses ini adalah untuk melepaskan dan mengekstraksi logam berat yang ada dalam sedimen, sehingga sedimen tersebut bebas logam berat dan aman terhadap lingkungan. Disamping itu proses bioleaching (bacterial leaching) dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Selama proses bioleaching berlangsung dihasilkan asam sulfat, ion H+, dan senyawa khelat yang dapat menyebabkan logam berat seperti Pb dalam sedimen akan melarut sehingga ion-ion logam ini menimbulkan efek toksisitas terhadap lingkungan. Oleh sebab itu untuk mencegah pencemaran badan air lebih lanjut maka perlu mengendalikan faktor yang dapat menghambat proses bioleaching dan atau menambahkan basa (kapur) agar ion logam berat yang dihasilkan (dileaching) mengendap kembali sehingga air yang menuju ke saluran pembuangan badan air aman terhadap cemaran logam berat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh bakteri Escherichia coli, Pseudomonas fluorescens, Thiobacillus ferrooxidans dan Bacillus sp tehadap peningkatan kadar Pb pada bioleaching sedimen limbah. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kadar Pb terlarut dan pH medium setelah mengalami perlakuan tertentu. Variabel bebas terdiri jenis bakteri, waktu inkubasi (5 hari, 10 hari, 15 hari) dan jenis limbah (limbah baterei dan elektroplating). Proses bioleaching dilakukan dengan memasukkan sedimen yang mengandung Iogam Pb ke dalam wadah (botol) dan diinokulasi dengan 10% (v/v) bakteri Escherichia coil, Pseudomonas fluorescens, Thiobacillus ferrooxidans dan Bacillus sp. Pengambilan sampel dilakukan setiap 5 hari sekali selama 15 hari, sampel disentrifugasi dan supematan digunakan untuk mengukur pH dan menentukan kadar Pb yang terlarut dengan menggunakan Flame Atomic Absorption Spectros¬copy (FAAS). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial. Untuk menguji pengaruh jenis bakteri (P. fluorescens, E. coil, T. ferrooxidans, dan Bacillus sp) dan waktu inkubasi (5 hari, 10 hari, 15 hari) terhadap kadar Pb pada bioleaching limbah (baterei dan elektroplating) digunakan analisis varians satu jalur (One-Way ANOVA). Untuk menguji pengaruh jenis limbah terhadap kadar Pb pada proses bioleaching digunakan uji t test. Sementara untuk menguji interaksi jenis bakteri dan waktu inkubasi terhadap kadar Pb dan pH pada bioleaching limbah digunakan analisis varians dua jalur (Two-Way ANOVA). Uji lanjut analisis varians adalah uji beda nyata terkecil (LSD). Taraf kemaknaan uji statistik yang digunakan adalah 5% ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri P. fluoresncens, E. coil, T. ferrooxidans dan Bacillus sp berpengaruh terhadap kadar Pb pada bioleaching limbah baterei dan elektroplating. Demikian pula waktu inkubasi berpengaruh terhadap kadar Pb pada bioleaching limbah baterei dan elektroplating. Jenis limbah baterei dan elektroplating berpengaruh pada proses bioleaching oleh bakteri. Interaksi bakteri dan waktu inkubasi berpengaruh terhadap kadar Pb pada bioleaching limbah baterei dan elektroplating. Jenis bakteri berpengaruh terhadap pH, sedangkan waktu inkubasi dan Interaksi jenis bakteri dan waktu inkubasi tidak berpengaruh terhadap pH bioleaching. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa bakteri P. fluorescens, E. coil, T. ferrooxidans, dan Bacillus sp mempunyai kemam¬puan berbeda dalam melakukan proses bioleaching senyawa Pb yang terdapat dalam sedimen limbah, sehingga kadar Pb dalam sedimen Iimbah industri menurun atau Pb terlarut dalam medium meningkat. Kadar Pb terlarut tertinggi (0,667 ppm dan 0,512 ppm) dicapai pada perlakuan bakteri Bacillus sp. Pada waktu inkubasi 15 hari kadar Pb terlarut diperoleh 0,567 ppm (Iimbah baterei) dan 0,404 ppm (limbah elektroplating). Peningkatan waktu inkubasi dapat berpengaruh pada pertumbuhan bakteri, semakin lama bakteri teradaptasi dengan kondisi yang ada maka jumlah sei bakteri yang dihasilkan makin bertambah. Meningkatnya jumlah sel bakteri seiring dengan lamanya waktu bakteri melakukan aktivitas metabolismenya, mengakibatkan jumlah Pb yang di leaching makin meningkat pula. Dapat dijelaskan bahwa peningkatan waktu inkubasi akan menyebabkan kontak bakteri dengan permukaan partikel sampel yang di leaching berjalan lama sehingga makin banyak waktu yang dibutuhkan bakteri untuk melakukan aktivitas leaching. Berdasarkan temuan disertasi ini, maka dalam upaya mencegah toksisitas terhadap lingkungan karena melarutnya Pb dalam sedimen limbah industri perlu dihindari kehadiran atau keberadaan bakteri khususnya bakteri yang dapat melakukan aktivitas leaching terhadap limbah.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis M. 07/04 Isa b
Uncontrolled Keywords: Bioleaching, lead, incubation time, Pseudomonas fluorescens, Escherichia coil, Thiobacillus ferrooxidans, Bacillus sp.
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD146-197 Inorganic chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD625-655 Radiation chemistry
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Matematika & IPA
Creators:
CreatorsEmail
ISHAK ISA, 099712477 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoemadi, Prof.,Drs.,AptUNSPECIFIED
ContributorAmi Soewandi J.S, Prof.,DrUNSPECIFIED
ContributorAmiruddin Prawita, Prof.,Dr.,H.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 05 Jul 2017 01:27
Last Modified: 05 Jul 2017 01:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32842
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item