MODEL PENENTUAN KELAINAN MAMMA BERDASARKAN BESARAN FISIS FILM HASIL MAMMOGRAFI (A MODEL DETERMINATION OF MAMMA DISORDERS BASED ON PHYSICAL MAMMOGRAPHY FILM)

ANAK AGUNG NGURAH GUNAWAN, 091070204 (2013) MODEL PENENTUAN KELAINAN MAMMA BERDASARKAN BESARAN FISIS FILM HASIL MAMMOGRAFI (A MODEL DETERMINATION OF MAMMA DISORDERS BASED ON PHYSICAL MAMMOGRAPHY FILM). Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
32910.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Breast cancer merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia. Untuk mengatasi masalah ini, para ilmuwan telah mengembangkan berbagai jenis metode deteksi dini breast cancer. Selama ini untuk mengetahui jenis histologi breast cancer telah dikembangkan dengan metode biobsi jarum halus. Besaran fisis film hasil foto x-ray mammographic memiliki potensial yang besar untuk mendeteksi breast cancer. Besaran fisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah entropy, contrast, anguler second moment, inverse difference moment, correlation, mean, deviation, entropy of hdiff, angular second moment of Hdiff dan mean Hdiff. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 498, yang dipakai untuk data base sebanyak 394 sedangkan untuk uji coba 104. Yang dipakai untuk data base terdiri dari normal = 103, abnormal = 291. Sedangkan yang dipakai untuk uji coba terdiri dari normal = 42, abnormal 62. Metote yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode histogram orde dua. Analisis yang digunakan adalah regresi logistik. Dari hasil penelitian diperoleh besaran fisis yang signifikan untuk menentukan normal-abnormal adalah Entropy, Contrast, inverse difference moment, Mean, Deviation, entropy of hdiff, angular second moment of Hdiff dan mean Hdiff., dengan sensitivitas 97,11 %. Yang tidak signifikan adalah anguler second moment dan correlation. Untuk menentukan jenis histopatologi grade besaran fisis yang signifikan adalah: anguler second moment, inverse difference moment,, Mean, Deviation, entropy of hdiff, angular second moment of Hdiff dan mean Hdiff., dengan sensitivitas 95,45 %. Yang tidak signifikan adalah entropy, contrast dan correlation. Untuk menentukan jenis histopatologi ILC dan IDC : Deviation, entropy of hdiff, angular second moment of Hdiff dan mean Hdiff., dengan sensitivitas 95,65 %. Yang tidak signifikan adalah entropy, contrast, anguler second moment, inverse difference moment, correlation, mean. Kesimpulan : tidak semua besaran fisis signifikan untuk menentukan kelainan mamma.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC. KK Dis. M. 05/13 Gun m
Uncontrolled Keywords: mammographic, breast cancer, histopatology, infiltrating ductal carcinoma, infiltrating lobuler carcinoma. Model, RSUD Dr.Soetomo Surabaya.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Matematika & IPA
Creators:
CreatorsEmail
ANAK AGUNG NGURAH GUNAWAN, 091070204UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSuhariningsih., Prof. Dr. Ir.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 20 Sep 2016 04:12
Last Modified: 10 Jul 2017 22:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32910
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item