WORKPLACE DEVIANT BEHAVIOR: STUDI KASUS PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) KECAMATAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA

NOVILIA ARUM MAWARNI, 041211231253 (2016) WORKPLACE DEVIANT BEHAVIOR: STUDI KASUS PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) KECAMATAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (934kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (412kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (926kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (353kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (587kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah pekerjaan yang paling diminati di Indonesia. Sayangnya, fakta baik itu dicemari oleh banyaknya kasus penyimpangan perilaku di tempat kerja atau disebut workplace deviant behavior (WDB). Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penyebab WDB yang dilakukan PNS kecamatan Pemerintah Kota Surabaya dan mengkaji akibat yang menyertainya. Subjek penelitian ini adalah 9 (sembilan) orang informan yang berstatus sebagai Sekretaris Camat, Kepala Bagian Bidang Umum dan Kepegawaian, serta staf. Penentuan jumlah informan yang terlibat penelitian menggunakan purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan cara pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam. Teknik analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa contoh WDB yang terjadi di kecamatan Pemerintah Kota Surabaya misalnya datang terlambat, bekerja lamban, mengambil waktu istirahat lebih lama, korupsi, bergosip tentang rekan kerja, dan bullying. Penyebab WDB yaitu berasal dari faktor individu, organisasi, dan pekerjaan, sementara itu akibat WDB dapat dirasakan oleh individu yang melakukan, rekan kerja, dan organisasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.162/16 Maw w
Uncontrolled Keywords: PNS, workplace deviant behavior, individu, organisasi, pekerjaan
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5546-5548.6 Office management
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
NOVILIA ARUM MAWARNI, 041211231253UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorANIS ELIYANA, Prof., Dr., SE., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 07 Jun 2016 08:31
Last Modified: 07 Jun 2016 08:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32955
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item