PEMIDANAAN TERHADAP “LANSIA” DALAM PERSPEKTIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA

DESTI AFRIANI PUTRI P., 031211132012 (2016) PEMIDANAAN TERHADAP “LANSIA” DALAM PERSPEKTIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (905kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
SKRIPSI_DESTI AFRIANI PUTRI P_031211132012_Part9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (412kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
SKRIPSI_DESTI AFRIANI PUTRI P_031211132012_Part10.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
SKRIPSI_DESTI AFRIANI PUTRI P_031211132012_Part11.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
SKRIPSI_DESTI AFRIANI PUTRI P_031211132012_Part12.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI_DESTI AFRIANI PUTRI P_031211132012_Part13.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lansia atau Lanjut Usia merupakan seseorang yang walaupun usianya sudah dikatakan tua, namun tetap memiliki hak dan kewajiban. Sehingga Lansia juga termasuk sebagai subyek hukum pidana. Seorang Lansia bukan tidak mungkin dapat melakukan perbuatan pidana. Sudah banyak kasus yang diberitakan bahwa yang melakukan perbuatan pidana adalah seorang lansia. Dan sebagai subyek hukum yang memenuhi persyaratan untuk bisa dimintai pertanggungjawaban pidana maka seorang tersangka Lansia haruslah tetap mempertanggungjawabkan perbuatan pidana. Dengan melihat kondisi fisik dan mental seorang Lansia, sulit bagi hukum dalam memberikan permidanaan yang bersifat adil. Karena penjatuhan pidana bukan semata-mata sebagai balas dendam atas perbuatan yang telah dilanggar, melainkan adalah suatu upaya pemberian bimbingan pada pelaku tindak pidana. Menjadi sangat berat jika seorang Lansia yang sudah tua renta dengan kondisi yang memprihatinkan harus menjalani proses pemidanaan yang memakan waktu tidak sedikit dan tekanan-tekanan mental yang ada. Dalam pemidanaannya peran Aparat Penegak Hukum (dalam hal ini Polisi, Jaksa, Hakim) menjadi penting.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.147/16 Des p
Uncontrolled Keywords: Lansia, Pertanggungjawaban Pidana, Aparat Penegak Hukum
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
DESTI AFRIANI PUTRI P., 031211132012UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRIZAL ALIFIANTO, S.H., MTCPUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 16 Jun 2016 03:59
Last Modified: 16 Jun 2016 03:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33076
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item