PEMODELAN INDEKS PEMBANGUNAN GENDER DI JAWA TIMUR DENGAN METODE MIXED GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION

ARIEF SETYO PRATOMO, 081211833018 (2016) PEMODELAN INDEKS PEMBANGUNAN GENDER DI JAWA TIMUR DENGAN METODE MIXED GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (247kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
ST. S. 35-16 Pra p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indeks pembangunan gender merupakan indeks pencapaian kemampuan dasar pembangunan manusia yang sama seperti indeks pembangunan manusia namun dengan mempertimbangkan gender. Indeks pembangunan gender tertinggi di Jawa Timur terdapat di Kabupaten Blitar (74,79) dan yang terendah terdapat di Kabupaten Probolinggo (50,04). ). Perbedaan gender terlihat dari kecenderungan peran masing-masing, yaitu berperan dalam publik maupun domestik. Peran publik diartikan dengan aktivitas yang dilakukan di luar rumah dan bertujuan mendapatkan penghasilan. Sedangkan peran domestik adalah aktivitas yang dilakukan di dalam rumah berkaitan dengan kerumahtanggaan dan tidak dimaksudkan untuk mendapat penghasilan. Kedua peran ini dapat menjelaskan perbedaan peran gender dalam masyarakat. Secara umum, perempuan lebih berperan secara domestik dibandingkan publik. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan Indeks Pembangunan Gender di Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan MGWR. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tahun 2013 yang dikumpulkan dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sumbangan pendapatan oleh perempuan memiliki dampak global terhadap indeks pembangunan gender. Di sisi lain, variabel prediktor lainnya memiliki dampak lokal terhadap indeks pembangunan gender. Faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi indeks pembangunan gender di Magetan adalah angka melek huruf pada perempuan dan sumbangan pendapatan oleh perempuan. Nilai estimasi untuk variabel angka melek huruf pada perempuan sebesar 0,1838. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa apabila angka melek huruf pada perempuan meningkat setiap satu satuan dengan menganggap variabel lain konstan, maka nilai IPG akan meningkat sebesar 0,1838.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 ST. S. 35/16 Pra p
Uncontrolled Keywords: Indeks Pembangunan Gender, MGWR, Jawa Timur
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA276-280 Mathematical Analysis
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika
Creators:
CreatorsEmail
ARIEF SETYO PRATOMO, 081211833018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArdi Kurniawan, Dr. , M.SiUNSPECIFIED
ContributorEko Tjahjono, Drs. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 21 Jun 2016 05:45
Last Modified: 21 Jun 2016 05:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33164
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item