KONSEP RITUAL BAHARAGU DALAM MEMPENGARUHI RESPONS PERSEPSI DAN BIOLOGIK PADA PRAKTEK ETNOMEDISIN DAYAK PARAMASAN MERATUS

MUHAMMAD ANSHARI, 101217087319 (2016) KONSEP RITUAL BAHARAGU DALAM MEMPENGARUHI RESPONS PERSEPSI DAN BIOLOGIK PADA PRAKTEK ETNOMEDISIN DAYAK PARAMASAN MERATUS. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
10 ABSTRAK .pdf

Download (6MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
DIS.IK.18-16 Ans k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Introduksi : Pemaknaan situasional terhadap penyakit dapat menimbulkan distress, pemaknaan dihasilkan dari proses mempersepsi. Persepsi dapat dipengaruhi oleh mindset. Tujuan : Pertama, mendeskripsi mindset, kausa penyakit dan cara penyembuhan penyakit menurut etnomedisin dayak Paramasan. Kedua, menjelaskan pengaruh mindset terhadap respons persepsi dan biologis. Metode: Tahap pertama, penelitian etnografi, dua orang balian sebagai informan kunci. Tahap kedua, penelitian pre-eksperimental one group pre-post test. Subjek penelitian adalah 7 orang penderita gangguan saluran pernafasan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, pemeriksaan laboratorium saliva kortisol dan saliva imunoglobulin-A. Teknik analisa data menggunakan uji beda paired sample t test. Hasil dan Analisis Penelitia: Terdapat perbedaan nilai pre-post variabel belief, rule, value (sig. 0,000<0,05). Terdapat perbedaan nilai pre-post variabel persepsi, distress (sig. 0,000<0,05). Terdapat perbedaan nilai pre-post variabel kortisol saliva (sig. (0,005)<0,05) dan Ig-A saliva (sig. (0,013)<0,05). Diskusi : Kausa penyakit menurut etnomedisin dayak Paramasan adalah bersifat personalistik. Terdapat dua konsep penyembuhan yaitu penggunaan pelungsur (ramuan herbal) yang diyakini memiliki kemampuan menghilangkan toksin dari agen penyebab sakit. Ritual baharagu sebagai ritual ditujukan untuk memperbaiki hubungan disharmoni antara subjek penelitian dengan agen penyebab sakit. Penelitian tahap dua menyimpulkan bahwa ritual baharagu memiliki kemampuan mengintervensi mindset (belief, rule, value) dengan belief kolektif sehingga terjadi penguatan mindset. Mindset yang menjadi dominan dapat mempengaruhi sistem persepsi untuk membentuk kualitas stress perception yang bersesuaian dengan perspektif mindset. Melalui jalur HPA axis tubuh merespon kualitas stress response yang bersesuaian, yaitu mendukung penyembuhan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK DIS.IK.18/16 Ans k
Uncontrolled Keywords: distress, ritual baharagu, kortisol, Ig A
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA418-418.5 Medicine and society. Social medicine. Medical sociology
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD ANSHARI, 101217087319UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Martiana, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
ContributorSuhartono Taat Putra, Prof. Dr. , dr., M.SUNSPECIFIED
ContributorL. Dyson P., Prof. Dr., M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 23 Jun 2016 06:07
Last Modified: 23 Jun 2016 06:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33241
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item