PENGARUH TRANSFER DANA PERIMBANGAN DAN DANA PENYESUAIAN TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA PADA TAHUN 2012-2014

IMAM SUMARDJOKO, 041314253041 (2015) PENGARUH TRANSFER DANA PERIMBANGAN DAN DANA PENYESUAIAN TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA PADA TAHUN 2012-2014. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-sumardjoko-38215-8.abstr-k.pdf

Download (644kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persoalan ketimpangan pembangunan antar daerah dan disparitas fiskal menjadi permasalahan desentralisasi fiskal saat ini. Tantangan terberat membangun desentralisasi fiskal bukan memberi dana kepada pemerintah daerah, tetapi menciptakan dampak peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi. Transfer ke daerah mengalami peningkatan setiap tahunnya. Namun, peningkatan tersebut belum maksimal menanggulangi kemiskinan, pemerataan infrastruktur, kesenjangan fiskal, dan ekonomi regional yang kompetitif. Penelitian bertujuan menguji pengaruh transfer dana perimbangan yaitu DAU, DAK, DBH dan dana penyesuaian yaitu DID dan BOS terhadap belanja modal daerah. Indonesia memiliki keanekaragaman karakteristik dan persebaran daerah yang luas. Pertanyaan menarik adalah apakah peningkatan transfer ke daerah sebagai salah satu instrumen desentralisasi fiskal dapat mendorong pembangunan regional melalui belanja modal daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat explanatory research dengan dua sampel data penelitian. Analisa regresi melibatkan lima variabel independen yaitu dana transfer DAU, DAK, DBH, DID, BOS serta variabel dependen yaitu belanja modal daerah. Data penelitian berasal dari laporan realisasi APBD dan Laporan Keuangan Transfer Ke Daerah tahun 2012-2014. Hasil pengujian pertama membuktikan DAU, DAK, DBH, dan DID memiliki pengaruh signifikan terhadap belanja modal daerah dengan probabilitas signifikansi masing-masing kurang dari 0,05. Hasil ini selaras dengan teori fiscal federalism. Sedangkan BOS tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal daerah dengan p-value sebesar 0,379. BOS sebagai bantuan penyelenggaraan pendidikan dasar belum mampu memberi keleluasaan APBD untuk meningkatkan penggunaan belanja modal. Hasil pengujian kedua dengan data pemerintah daerah yang tidak memperhatikan DID beruntun memberikan kesamaan hasil dengan pengujian pertama kecuali variabel DID tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TEA. 37-15 Sum p
Uncontrolled Keywords: balance funds, adjustment funds, capital expenditures
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334 Economic aspects. Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
IMAM SUMARDJOKO, 041314253041UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorANDRY IRWANTO, Dr.SE.MBA.AKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 26 Oct 2016 17:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33528
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item