PENGARUH JENIS LIMBAH ORGANIK, KONSORSIUM BAKTERI DAN WAKTU INKUBASI DALAM BIOREMEDIASI LIMBAH LUMPUR MINYAK DENGAN METODE COMPOSTING

Durroh Humairoh, 081314153002 (2015) PENGARUH JENIS LIMBAH ORGANIK, KONSORSIUM BAKTERI DAN WAKTU INKUBASI DALAM BIOREMEDIASI LIMBAH LUMPUR MINYAK DENGAN METODE COMPOSTING. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-humairohdu-38298-6.abstr-k.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jenis limbah organik, konsorsium bakteri, waktu inkubasi, interaksi antara jenis limbah organik, konsorsium bakteri, dan waktu inkubasi terhadap jumlah total bakteri, kadar residu oil sludge, persentase degradasi pada perlakuan terbaik di minggu ke-6, kadar rasio C/N di minggu ke-6, dan analisis komponen hidrokarbon yang dapat terdegradasi pada perlakuan terbaik di minggu ke-6. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris yang menggunakan rancangan acak lengkap dengan menambahkan limbah serbuk gergaji, kotoran sapi, dan konsorsium bakteri dengan waktu inkubasi untuk pengamatan TPC (Total Plate Count) dengan 2 kali ulangan. Kadar residu oil sludge dan persentase degradasi dideteksi dengan gravimetri, sedangkan analisis komponen hidrokarbon yang terdegradasi menggunakan GC-MS. Analisis kadar rasio C/N dilakukan pada minggu ke-6 di akhir masa inkubasi. Data TPC (Total Plate Count) yang diperoleh dianalisis menggunakan Kruskall-Wallis dan uji lanjutan Mann-Whitney (p=0,05). Sedangkan data kadar residu dan persentase degradasi dianalisis menggunakan Brown-Forsyithe dan dilanjutkan dengan uji Games-howell (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk gergaji, kotoran sapi dan konsorsium bakteri berpengaruh terhadap hasil TPC, kadar residu oil sludge, persentase degradasi, kadar rasio C/N, serta senyawa hidrokarbon yang terkandung dalam tanah yang tercemar oil sludge. Kadar rasio C/N pada minggu terakhir berkisar antara 12-101. Perlakuan GSB (penambahan serbuk gergaji, kotoran sapi, dan konsorsium bakteri) pada minggu keenam menunjukkan hasil terbaik dengan persentase degradasi mencapai 70,1%. Komponen hidrokarbon yang mampu terdegradasi adalah senyawa alifatik dan poliaromatik 2,6-dimethyl-Naphthalene, 2,3-dimethyl-Naphthalene, 2,3,6-trimethyl-Naphthalene, 1,6,7-trimethyl-Naphthalene, 4,6,8-trimethyl-Azulene, 2,3,6-trimethyl-Naphthalene, 3-Bromo-5-Chloro-2-Pyridinol, 2,4,6-trichloro-Benzoic acid.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TB 15/15 Hum p
Uncontrolled Keywords: sawdust, cow dung, bacterial consortium, the time of incubation, waste oil sludge, compostings
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD241-441 Organic chemistry
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsEmail
Durroh Humairoh, 081314153002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi’matuzahroh, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 26 Oct 2016 18:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33534
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item