EKSPLORASI BAKTERI INDIGENOUS DARI OIL SLUDGE KALIMANTAN TIMUR DAN UJI KEMAMPUANNYA DALAM MENDEGRADASI POLIAROMATIK HIDROKARBON (FENANTREN)

MULYA FITRAH JUNIAWAN, 081314153001 (2015) EKSPLORASI BAKTERI INDIGENOUS DARI OIL SLUDGE KALIMANTAN TIMUR DAN UJI KEMAMPUANNYA DALAM MENDEGRADASI POLIAROMATIK HIDROKARBON (FENANTREN). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-juniawanmu-38299-5.abstr-k.pdf

Download (270kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) jumlah isolat bakteri potensial pendegradasi fenantren yang diperoleh dari oil sludge yang berasal dari Kalimantan Timur; (2) respon pertumbuhan isolat bakteri dari oil sludge pada media pertumbuhan yang mengandung substrat fenantren bila ditinjau dari nilai Total Plate Count (TPC) bakteri (CFU/mL); (3) pengaruh konsentrasi fenantren, lama waktu inkubasi, interaksi antara konsentrasi fenantren dan lama waktu inkubasi terhadap nilai Total Plate Count (TPC) isolat bakteri terpilih (CFU/mL); (4) mengetahui persentase biodegradasi berbagai konsentrasi fenantren oleh isolat bakteri terpilih yang diamati di akhir masa inkubasi; dan (5) nama spesies isolat bakteri yang terpilih yang memiliki kemampuan mendegradasi fenantren. Uji respon pertumbuhan isolat bakteri dari oil sludge dilakukan pada kultur cair yang mengandung fenantren pada konsentrasi 100 ppm, diamati pertumbuhannya pada waktu 0, 2, 4, 6, 8, dan 10 hari. Uji kemampuan biodegradasi isolat terpilih dilakukan pada kultur cair yang mengandung fenantren dengan konsentrasi 100, 200, 500, dan 1000 ppm selama waktu inkubasi 0, 2, 4, dan 7 hari serta persentase degradasi total fenantren dengan GC-MS pada hari ke-7. Data logaritma Total Plate Count bakteri isolat terpilih (CFU/mL) dianalisis secara statistik menggunakan Brown-Forsythe yang dilanjutkan dengan uji Games-Howell dan persentase degradasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah isolat yang diperoleh dari oil sludge sebanyak dua isolat yaitu isolat 1 dan isolat 2. Kedua isolat bakteri dari oil sludge yang ditumbuhkan pada substrat fenantren dengan konsentrasi 100 ppm sama-sama mampu menggunakan fenantren sebagai sumber karbon untuk pertumbuhannya. Isolat 1 lebih berpotensi mendegradasi fenantren dibandingkan isolat 2 bila ditinjau dari nilai TPC. Tidak ada pengaruh konsentrasi fenantren, lama waktu inkubasi, interaksi antara konsentrasi fenantren dan lama waktu inkubasi terhadap nilai Total Plate Count (TPC) isolat bakteri terpilih (CFU/mL), isolat bakteri 1 memiliki resistensi terhadap fenantren hingga konsentrasi 1000 ppm. Persentase degradasi berbagai konsentrasi fenantren (100, 200, 500, dan 1000 ppm) di akhir masa inkubasi hari ke-7 masing-masing sebesar 8,46%, 0,18%, 1,47%, dan 1,16%. Nama spesies isolat bakteri terpilih berdasarkan uji kit 12A dan 12B menunjukan kesamaan 99,79% dengan Pseudomonas aeruginosa strain HF1.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TB 16/15 Jun e
Uncontrolled Keywords: Exploration, indigenous bacteria, oil sludge, phenanthrene concentration, incubation times
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsEmail
MULYA FITRAH JUNIAWAN, 081314153001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi’matuzahroh, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 26 Oct 2016 18:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33535
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item