KEARIFAN LOKAL SYAIR PERLEMBAGAAN NEGERI BRUNEI KARYA MUDA OMAR 'ALI SAIFUDDIEN DALAM SUDUT PANDANG ETNOSAINS

Ezith Perdana Estafeta, 121141013 (2015) KEARIFAN LOKAL SYAIR PERLEMBAGAAN NEGERI BRUNEI KARYA MUDA OMAR 'ALI SAIFUDDIEN DALAM SUDUT PANDANG ETNOSAINS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-estafetaez-38384-4.abst-k.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (929kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Syair merupakan jenis sastra yang popular dan memiliki pengaruh dalam perkembangan kesusasteraan Melayu Brunei. Hal tersebut dapat dilihat dari kesinambungan karya-karya syair yang dihasilkan dalam penciptaan karya sastra Melayu Brunei. Persoalan-persoalan tentang kehidupan budaya, pengalaman sejarah, dan perkembangan pemikiran, terekam dalam lingkungan masyarakat Melayu Brunei, khususnya yang berbudaya Melayu dan beragama Islam. Meskipun syair bukanlah merupakan puisi asli bangsa Melayu seperti pantun, teka-teki, atau peribahasa, namun syair telah merasuk ke dalam jiwa dan sanubari kehidupan Melayu Brunei, seperti merasuknya kehidupan beragama Islam pada masyarakat Brunei Darussalam. Studi ini meneliti Syair Perlembagaan Negeri Brunei karya Muda Omar �Ali Saifuddien, yang merupakan Sultan atau Raja Brunei ke-28. Syair Pelembagaan Negeri Brunei yang diciptakan pada tahun 1960 ini merupakan syair yang bukan hanya dilihat sebagai karya sastra yang dikarang oleh kalangan elit istana saja, melainkan dimaknai sebagai karya yang menerjemahkan amanat kehidupan dan melanjutkan visi dari kehidupan sebuah negeri. Muda Omar �Ali Saifuddien bukan hanya mencatat sejarah dalam Syair Perlembagaan Negeri Brunei, tetapi mencatat sosiobudaya bangsa Brunei. Hal inilah yang menjadi bagian dari tinjauan etnosains yang mengedepankan unsur-unsur sosial budaya dari sebuah lingkungan masyarakat tertentu. Wacana ini merupakan suatu upaya untuk menganalisis syair karya Muda Omar �Ali Saifuddien itu dalam satu kerangka pemikiran ilmiah khususnya pada persoalan kearifan lokal yang merupakan tema penulisan. Persoalan dalam wacana ini dengan melihat Muda Omar �Ali Saifuddien sebagai seorang Sultan atau Raja Brunei dan juga seorang sastrawan dengan karya-karya hasil sastranya yang berbentuk Syair, salah satunya adalah Syair Perlembagaan Negeri Brunei. Muda Omar �Ali Saifuddien dengan karyanya Syair Perlembagaan Negeri Brunei telah berhasil menjadikan Negara Brunei Darussalam menapaki dunia modern, hingga sebagai seorang sultan beliau mendapatkan julukan �Arsitek Brunei Modern.�

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TKSB.14/15 Est k
Uncontrolled Keywords: Syair Perlembagaaan Negeri Brunei, kearifan lokal, etnosainss
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsEmail
Ezith Perdana Estafeta, 121141013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorToetik Koesbardiarti, Dr. Phil.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 26 Oct 2016 22:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33542
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item