STUDI TENTANG INDEKS PEMBANGUNAN GENDER KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR

SUWARNO, 041314253047 (2015) STUDI TENTANG INDEKS PEMBANGUNAN GENDER KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-suwarno-38974-8.abstr-k.pdf

Download (576kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Paradigma pembangunan telah bergeser dari pembangunan yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi kepada pembangunan manusia, karena pada hakekatnya suatu pembangunan akhirnya pada kesejahteraan manusia. Manusia menjadi tujuan dari pembangunan, bukan hanya sebagai input dari proses pembangunan. Selain itu pembangunan juga diharapkan dapat dirasakan merata di seluruh daerah baik oleh laki-laki maupun perempuan. Namun berdasarkan data dari BPS, terdapat kesenjangan atas hasil pembangunan antar daerah dan antar jenis kelamin yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) maupun Indeks Pembangunan Gender (IPG). UNDP dalam Human Development Report 1996 menyatakan bahwa pembangunan manusia dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi melalui pengeluaran yang dilakukan oleh pemerintah, rumah tangga dan organisasi non pemerintah (NGO). Namun kondisi pada tahun 2009-2013 posisi IPM dan IPG Jawa Timur masih berada di bawah rata-rata nasional yang berarti pembangunan di Jawa Timur masih tertinggal dari pencapaian nasional. Untuk itu, tesis ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Gender kabupaten/kota di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan data panel dengan estimasi parameter model menggunakan metode efek tetap (FEM). Variabel dependen yang digunakan adalah IPG, sedangkan variabel independen adalah persentase pengeluaran pemerintah untuk bidang pendidikan dan kesehatan, persentase rata-rata pengeluaran rumah tangga di bidang pendidikan dan kesehatan, tingkat kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. Dari hasil analisis yang dilakukan ternyata variabel persentase pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan berpengaruh positif terhadap IPG namun tidak signifikan. Persentase pengeluaran rumah tangga di bidang pendidikan dan kesehatan ternyata berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IPG. Sedangkan variabel tingkat kemiskinan mempunyai pengaruh negatif terhadap IPG dan variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPG.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TEA. 45-15 Suw s
Uncontrolled Keywords: gender development, GDI, healthy, education, poverty, GDPs
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
SUWARNO, 041314253047UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorH.BASUKI, Drs.M.comn.(HONS). PhD.Ak.CMA.CAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 20 Oct 2016 18:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33632
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item