KEDUDUKAN KETERANGAN AHLI DAN BEBAN PEMBUKTIAN PIDANA DALAM PERKARA DUGAAN MALPRAKTIK MEDIK

ZALMIANTO AGUNG SAPUTRA, 031043084 (2015) KEDUDUKAN KETERANGAN AHLI DAN BEBAN PEMBUKTIAN PIDANA DALAM PERKARA DUGAAN MALPRAKTIK MEDIK. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-saputrazal-39053-6.abstr-k.pdf

Download (613kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Terhadap perkara dugaan malpraktik medik, keterangan ahli mempunyai peranan yang sangat menentukan, karena dari keterangan yang diberikannya dapat ditentukan akibat dari tindakan medik oleh seorang dokter, tolok ukur ada atau tidaknya unsur kelalaian (negligence), kesemuanya dibutuhkan penjelasan dari profesi medik (dokter), kemudian hukum (pengadilan) akan mempertimbangkan dan mengumpulkan berbagai pendapat dari para saksi ahli untuk memberikan keterangannya apakah dokter telah melakukan kewajiban dengan benar atau tidak. Pembuktian suatu perkara dugaan malpraktik medik apabila terdapat unsur pidana yang diatur didalam KUHAP yaitu beban pembuktian biasa, dimana yang harus membuktikan seorang terdakwa bersalah atau tidak adalah Jaksa Penuntut Umum, sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 66 KUHAP bahwa "tersangka atau terdakwa tidak dibebani kewajiban pembuktian". Akan tetapi Jaksa Penuntut Umum maupun pasien yang menjadi korban malpraktik medik tentunya tidak bisa menjelaskan tentang hal-hal medis yang tidak ia pahami, oleh karena itu harus diadakan keseimbangan dengan membolehkan mengadakan pengecualian dengan bisa memberlakukan pembalikan beban pembuktian dalam hal-hal tertentu kelalaian seorang dokter sudah sedemikian jelasnya, sehingga tidak usah ada pembuktian lagi. Dalam hal demikian, maka kepada dokternyalah kini dibebankan untuk memberikan buktinya, bahwa ia tidak berlaku lalai.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 THD. 04-15 Sap k
Uncontrolled Keywords: expert witness, the burden of proof, medical malpractices
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB479 Private law (General)
R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ZALMIANTO AGUNG SAPUTRA, 031043084UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDIDIK ENDRO PURWOLEKSONO, prof.Dr.S.H.M.HUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 20 Oct 2016 20:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33637
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item