STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA DI PROVINSI GORONTALO

YULIANTY ALIAH, 071314853030 (2015) STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA DI PROVINSI GORONTALO. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-aliahyulia-39148-6.abst-k.pdf

Download (176kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo dalam mempromosikan cagar budaya di provinsi Gorontalo sehingga meningkatkan minat pengunjung untuk berkunjung ke provinsi Gorontalo sebagai kawasan wisata cagar budaya. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) sebagai unit pelaksana teknis (UPT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berada di daerah, mengharuskan Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo untuk berinovasi dan kreatif dalam menyusun strategi komunikasi dengan menggabungkan tiga konsep yakni strategi, komunikasi dan pemasaran. Selain itu berhubung objek yang perlu dipromosikan berbeda dengan objek komunikasi pemasaran lainnya, yaitu cagar budaya di propinsi Gorontalo maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo dalam mempromosikan cagar budaya di Provinsi Gorontalo? Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo telah melakukan kegiatan strategi komunikasi pemasaran dimulai dari proses analisis situasi program promosi, analisis proses komunikasi, penentuan anggaran, pengembangan program IMC serta proses akhir yang dilakukan adalah monitor, evaluasi dan kontrol. Adapun bentuk-bentuk komunikasi pemasaran yang digunakan seperti direct marketing berupa poster dan leaflet yang dibagikan setiap kegiatan pameran dlaksanakan; interactive/internet marketing dengan terbentuknya sebuah grup beranda museum Gorontalo yang digunakan sebagai forum diskusi oleh anggotanya; Publicity merupakan kegiatan komunikasi nonpersonal yang berhubungan dengan organisasi atau perusahaan yang sifatnya non komersil seperti buletin, dialog sindo TV, dialog RRI, dan mobil bioskop; Personal Selling disini tidak terjadi transaksi penjualan (selling) melainkan hanya sebatas bertujuan untuk mengedukasi publik tentang arti penting cagar budaya seperti sosialisasi Kota Gorontalo, purbakala goes to school, dialog budaya;, exhibition (pameran) sebagai bentuk komunikasi pemasaran dalam mempromosikan cagar budaya ke masyarakat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TSK.36/15 Ali s
Uncontrolled Keywords: Strategi Komunikasi Pemasaran, Pariwisata Cagar Budayas
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5410-5417.5 Marketing. Distribution of products
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
YULIANTY ALIAH, 071314853030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHENRY SUBIAKTO, Dr.Drs.SH.M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 25 Oct 2016 19:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33673
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item