EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN MELALUI LELANG PADA BANK SYARIAH

ELLY WAHYUNINGSIH, 031314253036 (2015) EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN MELALUI LELANG PADA BANK SYARIAH. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-wahyunings-39372-3.abstr-k.pdf

Download (202kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pembahasan pokok mengenai eksekusi hak tanggungan melalui lelang pada bank syariah. Permasalahan yang dibahas bagaimana pembebanan hak tanggungan pada bank syariah dan bagaimana lelang hak tanggungan pada bank syariah. Masalah didekati dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Hasil pembahasan disimpulkan bahwa pembebanan hak tanggungan pada bank syariah UU Bank Syariah tidak mengaturnya, sehingga yang digunakan sebagai dasar pembebanan hak tanggungan adalah ketentuan yang diatur dalam UUHT. Bank Syariah meskipun pembebanan jaminan bukan merupakan pertimbangan utama, namun usaha bank syariah adalah menanggung risiko dari kemungkinan nasabah penerima pembiayaan tidak mampu mengembalikan pembiayaannya. Terhadap hak tanggungan jika nasabah penerima pembiayaan tidak mampu mengembalikan pembiayaan, maka yang terjadi adalah adanya sengketa ekonomi syariah yang diselesaikan melalui non litigasi dengan lembaga Basyarnas dan jika tidak membawa hasil, maka penyelesaian secara litigasi dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama. Lelang hak tanggungan pada bank syariah pada awalnya didasarkan atas ketentuan pasal 55 ayat (3) UU Bank Syariah dengan penetapan Peradilan Umum dalam hal ini Pengadilan Negeri, namun ketentuan pasal 55 ayat (3) UU Bank Syariah tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi melalui uji materiil, sehingga yang mempunyai wewenang untuk menetapkan lelang adalah Pengadilan Agama. Benda yang dibebani hak tanggungan jika penerima pembiayaan tidak mampu memenuhi kewajibannya, Bank Syariah dalam membeli baik di luar maupun di dalam lelang, namun jika harus dijual lelang, UU Bank Syariah tidak mengaturnya hanya saja menurut syariat Islam lelang diperkenankan selama obyek lelang halal dan dalam rangka mencari karunia Allah berupa rezki yang halal melalui berbagai bentuk transaksi saling menguntungkan yang berlaku di masyarakat tanpa melanggar ataupun merampas hak-hak orang lain secara tidak sah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.127/15 Wah e
Uncontrolled Keywords: Execution of dependents, auction, Islamic banks.s
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1066-1089 Banking
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
ELLY WAHYUNINGSIH, 031314253036UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorABDUL SHOMAD, Prof. Dr. Drs., S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Oct 2016 17:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33737
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item