MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (Studi Di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya)

IVA WIDYANTI, 101224253002 (2015) MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (Studi Di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-widyantiiv-39824-9.abstr-k.pdf

Download (626kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder20.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keselamatan kerja merupakan kondisi keselamatan yang bebas dari risiko kecelakaan kerja yang mencakup kondisi tempat kerja, peralatan kerja, dan pekerja. Perawat adalah pekerja medis yang banyak memiliki potensi bahaya baik fisik, ergonomi, biologi, kimia, psikososial yang dapat mengakibatkan penyakit maupun kecelakaan kerja. Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya adalah rumah sakit Tipe B yang memiliki Instalasi Gawat Darurat (IGD). Banyak potensi bahaya dan risiko K3 yang bisa ditimbulkan di dalam aktifitas pelayanan kesehatan yang ada di IGD. Manajemen risiko digunakan untuk mencegah tejadinya kejadian yang tidak diinginkan (kecelakaan atau tertular penyakit). Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur manusia, metode, mesin, material, biaya dan lingkungan terkait sebagai penyebab kecelakaan kerja dan merumuskan rekomendasi untuk kegiatan implementasi keperawatan pada perawat di Instalasi Gawat Darurat RSU Haji Surabaya melalui kajian manajemen risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Penelitian ini merupakan penelitian semi kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Desember 2014-Januari 2015. Hasil identifikasi bahaya dan risiko dengan metode Job Safety Analysis (JSA) diperoleh 33 risiko yang dapat mengancam keselamatan kerja perawat. Hasil penilaian risiko menunjukkan 3% risiko sangat tinggi (very high), 7% risiko tinggi (priority 1), 8% risiko substansial, 10% risiko menengah (priority 3), dan 5% risiko rendah (acceptable). Pada risiko sangat tinggi (very high risk) dan risiko tinggi (priority 1 risk) diperoleh 4 prioritas masalah K3 yakni posisi tubuh atau sikap kerja perawat yang janggal bisa berakibat Low back pain/mosculoskeletal, perawat terpajan zat kimia, perawat tertusuk jarum atau tersayat benda tajam, dan perawat tertular penyakit pasien akibat kontak dengan luka atau cairan pada tubuh pasien. Kesimpulan: Faktor manusia menjadi penyebab dasar yang dominan, seperti kelelahan kerja akibat shift kerja, kurangnya SDM perawat, kurangnya kepatuhan terhadap standart prosedur operasional (SPO), dan kurangnya kesadaran perawat terhadap penerapan K3 di tempat kerja. Pengendalian risiko keselamatan kerja perawat dengan membuat dan komitmen menjalankan program manajemen risiko K3 sebagai rekomendasi untuk meminimalkan kecelakaan kerja pada perawat IGD.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKK. 20-15 Wid m
Uncontrolled Keywords: risk management, accidents, ER, Nurses
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
R Medicine > RT Nursing
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
IVA WIDYANTI, 101224253002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTRI MARTIANA, Prof. Dr. dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 2016
Last Modified: 24 Oct 2016 19:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33954
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item