Legal Standing Jaksa Pengacara Negara Dalam Pelaksanaan Pasal 26 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

Rakhmawati Utami (2015) Legal Standing Jaksa Pengacara Negara Dalam Pelaksanaan Pasal 26 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (233kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (325kB)
[img] Text (BAB I)
3. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (284kB)
[img] Text (BAB II)
4. BAB II LANDASAN HUKUM JAKSA PENGACARA NEGARA DALAM MELAKUKAN PEMBATALAN PERKAWINAN.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2023.

Download (293kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
5. BAB III RATIO DECIDENDI DI PENGADILAN DALAM MEMUTUS PEMBATALAN PERKAWINAN YANG DILAKUKAN OLEH JAKSA PENGACARA NEGARA.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2023.

Download (269kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
6. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2023.

Download (213kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
7. DAFTAR BACAAN.pdf

Download (211kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam melaksanakan ketentuan Pasal 26 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, landasan hukum yang digunakan oleh Jaksa Pengacara Negara adalah: (a) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia; (b) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia; (c) Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : 040/A/J.A/12/2010 tentang Standar Operating Prosedur (SOP) Pelaksanaan Tugas, Fungsi, dam Wewenang Perdata dan Tata Usaha Negara; dan (d) Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 1975 tentang Kewajiban Pegawai- Pegawai Nikah dan Tata Kerja Pengadilan Agama dalam Melaksanakan Peraturan Perundang-Undangan Perkawinan bagi yang Beragama Islam. Ratio Decidendi di Pengadilan dalam memutus pembatalan perkawinan yang dilakukan oleh Jaksa Pengacara Negara adalah alasan-alasan hukum Jaksa Pengacara Negara memposisikan diri sebagai Penggugat untuk melakukan pembatalan perkawinan, sehingga Majelis Hakim melakukan pertimbangan hukum terhadap dalil-dalil legal standing dari Jaksa Pengacara Negara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Penelitian ini mengedepankan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach) karena didasarkan pada pengaturan pembatalan perkawinan oleh Jaksa. Penelitian ini tertuju pada penelitian kepustakaan terutama bidang hukum yang berarti akan menelaah dan mengkaji bahan hukum primer, sekunder dan tertier.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TH.18/16 Uta l
Uncontrolled Keywords: Jaksa Pengacara Negara, Perkawinan, Pembatalan Perkawinans
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7157-7179 Marriage. Husband and wife
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Rakhmawati UtamiNIM031314153001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAgus Yudha HernokoNIDN0019046503
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 2016
Last Modified: 14 Mar 2020 03:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34045
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item