PENGARUH PARTISIPASI ANGGOTA DAN MANAJEMEN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA KOPERASI KARYAWAN SIMPAN PINJAM DI KOTA BATAM

AMHAR ISMAIL, 090010160L (2005) PENGARUH PARTISIPASI ANGGOTA DAN MANAJEMEN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA KOPERASI KARYAWAN SIMPAN PINJAM DI KOTA BATAM. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2007-ismailamha-3852-te1407-t.pdf

Download (529kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
34123.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sebagai bagian dari perekonomian nasional. koperasi memiliki kedudukan dan peran yang strategis dalam menumbuh kembangkan potensi ekonomi kerakyatan. Kemampuan koperasi untuk memperbaiki kinerjanya tergantung kepada kerja sama pribadi semua anggota, pengurus, manajer dan penerapan sistem manajemen koperasi yang baik Keterikatan ke tiga komponen ini dalam koperasi bersifat timbal balik. Koperasi karyawan yang merupakan objek penelitian dalam tesis ini pada umumnyn merupakan koperasi serba usaha, dimana aktivitas koperasi selain menyediakan harang kehutuhan sehari-hari (sembako), juga melaksanakan usaha simpan pinjam. Berdasarkan hasil pengamatan, koperasi karyawan banyak memiliki permasalahan (internal maupun eksternal) khususnya yang berkaitan dengan partisipasi anggota dan pengelolaan manajemen koperasi. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, pokok permasalahan yang perlu di analisa lebih lanjut adalah : (1) Apakah partisipasi anggota berpengaruh terhadap keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di kota Batam (2) Apakah manajemen berpengaruh terhadap keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di kota Batam (3) Apakah partisipasi anggota dan manajemen secara bersama-sama berpengaruh terhadap keherhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di Kota Batam (4) Manakah diantara variabel tersebut yang berpengaruh dominan terhadap keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di Kota Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, telah terjadi peningkatan jumlah koperasi karyawan di Kota Batam yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan peningkatan terbesar terjadi di tahun 2001, yaitu sebesar 17,11%. Kedua, jumlah anggota koperasi karyawan juga terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah koperasi karyawan dan kenaikan anggota terbesar terjadi tahun 2002 sebesar 173,77%. Ketiga, jumlah modal sendiri koperasi karymvan yang terdiri dari simpanan pokok dan simpanan wajib serta tabungan anggota, juga meningkat tetapi peningkatan tidak sebanding dengan peningkatan jumlah anggota kopkar. Sebagai contoh tahun 2002, jumlah anggota meningkat dengan 177,73% sedangkan kenaikan modal sendiri di tahun 2002 hanya 43,55%. Hasil dari analisis dengan metode regresi berganda menunjukkan bahwa (a) Variabel partisipasi anggota secara parsial terbukti tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keherhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di kota Batam. Hal ini disebabkan karena partisipasi anggota hanya terkesan bila membutuhkan dan mendapati kesulitan keuangan saja, sehingga bukan partisipasi yang melanggani secara rutin. (b) Variabel manajemen secara parsial terbukti mempengaruhi secara significan terhadap keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di kota Batam. Hal ini terkait karena dalam koperasi simpan pinjam kemampuan manajemen menjaga arus keluar masuk uang merupakan operasi yang paling penting yang terkait dengan keberhasilan usaha koperasi. (c) Variabel partisipasi anggota dan manajemen terbukti secara bersama-sama terhadap keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di kota Batam. Berdasarkan hasil model regresi didapat koefisien determinasi sebesar 73 persen, yang berarti variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di kota Batam. (d) Manajemen koperasi berpengaruh dominan terhadap keberhasilan usaha koperasi karyawan simpan pinjam di Kota Batam yang ditunjukkan oleh nilai t. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian tersebut, maka disarankan beberapa hal sebagai berikut pertama, manajemen koperasi sebagai faktor yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan usaha koperasi, maka peningkatan kemampuan manajerial dan kemampuan manajer harus mendapat prioritas agar dapat menjalankan usaha koperasi untuk terus berkembang, seperti diikutsertakan dalam program pelatihan dan pemagangan serta diberikan kesempatan untuk mendapat kompensasi dan insetif agar mampu bekerja secara professional. Kedua, Memperhatikan faktor faktor lainnya yang dapat meningkatkan usaha koperasi karyawan simpan pinjam seperti pemasaran, entepreneurship dari manajer, struktur organisasi dan sistem informasi manajemen. Terutama yang terkait dengan system pencatatan dan penagihan kredit.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TE 14/07 Ism p
Uncontrolled Keywords: Cooperative member participation, cooperative management employees credit union cooperative , business success of employees credit union cooperative
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
AMHAR ISMAIL, 090010160LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEFFENDIE, Prof. Dr. H. S.E.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 2016
Last Modified: 13 Jun 2017 21:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34123
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item