UPAYA PENINGKATAN COST RECOVERY RATE (CRR) DENGAN PENDEKATAN VALUE CHAIN ANALYSIS DAN ACTIVITY BASED COSTING KLINIK MEDIS GUNA MEDIKA SURABAYA

WILUJENG HARIMULYATI AGUSTINI, 0904108101 (2006) UPAYA PENINGKATAN COST RECOVERY RATE (CRR) DENGAN PENDEKATAN VALUE CHAIN ANALYSIS DAN ACTIVITY BASED COSTING KLINIK MEDIS GUNA MEDIKA SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
34182_FULLTEXT.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
34182_LAMPIRAN.pdf

Download (576kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang penelitian ini berdasarkan data keuangan dimana CRR dalam kurun waktu dua tahun menunjukkan 53,5 % tahun 2004 dan 54,2 % tahun 2005. Hal ini jelas nampak bahwa CRR masih dibawah 100%. KMGMS belum dapat membiayai biaya operasionalnya sendiri.Untuk meminimalisasi biaya perusahaan diupayakan untuk menyusun Value Chain Analysis dan Activity Based Costing sehingga kinerja keuangan KMGMS dapat ditingkatkan Rumusan masalah penelitian ini adalah: Kinerja keuangan KMGMS menunjukkkan indikator yang masih dibawah 100%. Rendahnya CRR adalah gambaran kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Tujuan umum penelitian ini adalah Upaya peningkatkan Cost Recovery Rate (CRR) dengan pendekatan Value Chain Analysis dan Activity Based Costing pada Klinik Medis Guna Medika Surabaya, tujuan khusus: (1)Mengidentifikasikan seluruh aktivitas KMGMS dengan Value Chain Analysis (2) Menentukan aktivitas primer dan aktivitas sekunder (3)Menentukan Value Added, Busines Value added, Non Value added pada Value Chain Analysis KMGMS (4)Mengkaji aktivitas Value Chain Analysis dengan membuat rancangan biaya aktivitas berdasarkan Activity Based Costing (5)Menghitung biaya overhead di KMGMS (6)Menetapkan unit cost berdasarkan Activity Based Costing (7)Menyusun rekomendasi berdasarkan aktivitas Value Chain Analysis dan rekomendasi berdasarkan pendekatan konsep biaya dengan Activity Based Costing Metode penelitian ini merupakan field research dan library research penelitian primer perusahaan melalui wawancara personal pada 28 karyawan, 60 sampel pasien, check list karyawan, dokumen klinik seperti corporate profile, company strategy, corporate strategy. Penelitian mulai 15 Maret 2006 sampai 30 juni 2006 Hasil Penelitian memberi perincian biaya per aktivitas dengan menggunakan pendekatan Activity Based Costing. Hasil pengurangan Rp432.750.225,36 (pengeluaran KMGMS tahun 2005) dengan Rp160,628,546.62 (perhitungan aktivitas biaya Value Added, Business value Added) merupakan biaya Non Value added sejumlah Rp261,413.156,10.Biaya Non Value added meliputi (1)penambahan pelayanan medis, (2)penambahan pelayanan non medis, (3)penambahan tenaga medis dan (4)penambahan tenaga non medis, (5) penantian pasien, (6)pelayanan kesehatan diatas pukul 2200, (7)aktivitas portir dan (8)persediaaan bahan baku medis, peralatan medis dan dan non medis, pelayanan pasien diatas pukul 22.00, penambahan tenaga medis dan non medis. Untuk sementara ini aktivitas pelayanan kesehatan diatas jam 22.00 merupakan aktivitas yang perlu direduksi, dilihat dari dengan pasien umum tahun 2005 sejumlah 1711, pasien gigi 355, pasien spesialis 364, pasien radiologi 84, pasien USG 45 jumlah pengeluaran listirk dan air Rp.43.688.995,- per tahun merupakan aktivitas yang sangat boros.Pembelian atau biaya kantor, renovasi sejumlah pengeluaran listirk dan air Rp48.192.190,- merupakan aktivitas yang Non Value Added. Biaya yang sedemikian rupa dapat dikendalikan dengan mngkonfigurasi ulang Value Chain Analysis untuk tidak melakukan pemborosan atau melakukan cost containmen. Sedangkan tarif dapat disesuaikan dengan menghitung unit cost. Kesimpulan KMGMS harus konfigurasi Value Chain Analysis dengan menitik beratkan mengurangi pemborosan pada pembelian barang non medis dan medis, pemakainan air dan listrik . Sehingga aktivitas Non Value Added dapat direduksi, dieliminasi atau sharing. Sehingga biaya yang tak seharusnya keluar dapat diminimalkan. Evaluasi tarif, melakukan pemberdayaan SDM, melakukan pemasaran internal dan external. Reduksi biaya dan pendapatan yang meningkat karena penyesuaian tarif diharapkan menaikkan CRR.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK. TKA 60/07 Agu u
Uncontrolled Keywords: Health, Value chain Analysis Activity, Activity Based Costing, CRR
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA299.6-433 Analysis
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
WILUJENG HARIMULYATI AGUSTINI, 0904108101UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorWidodo JP, dr.,MS.,MPH.,Dr.,PHUNSPECIFIED
ContributorR. Darmawan Setijanto, Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 11 Jun 2017 18:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34182
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item