PENGARUH PEMBERIAN ASAM MEFENAMAT TERHADAP PERTUMBUHAN MEMANJANG TULANG FEMUR TIKUS JANTAN MUDA (Rattus norvegicus) : PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS

Muhamad Hasan, 090214763/M (2006) PENGARUH PEMBERIAN ASAM MEFENAMAT TERHADAP PERTUMBUHAN MEMANJANG TULANG FEMUR TIKUS JANTAN MUDA (Rattus norvegicus) : PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s2-2008-hasanmuham-7317-tkd15_0-k.pdf

Download (470kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2008-hasanmuham-6757-tkd15_07.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Obat golongan non steroidal anti inflammatory drugs ( NSAIDs) merupakan obat yang sering digunakan dalam sediaan farmakologi. Mengganggu proses pembentukan prostaglandin melalui penghambatannya terhadap enzim siklooksigenase. Sedang prostaglandin ( PG ) mempunyai peran mengatur proliferasi, deferensiasi dan sintesa matrik dari sel-sel kondrosit pada lempeng pertumbuhan ( growth plate) melalui aktifitas protein kinase C (PKC ). Rancangan penelitian yang digunakan adalah The Separate pretest, Posttest Only Control Group Design. Penelitian dilakukan terhadap 40 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus) jenis wistar berumur 4 minggu yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Kelompok tersebut terdiri dari 1 kelompok kontrol pre dan 1 kelompok kontrol post , 2 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol pre langsung diukur BB dan panjang femurnya. Kelompok kontrol post mendapat 2 ml aquades / 200gr BB / hari (K1). Kelompok perlakuan mendapat larutan asam mefenamat sebanyak 2 ml / hari dengan perincian dosis sebagai berikut : untuk kelompok perlakuan 1 dengan dosis 27 mg asam mefenamat / 200 gr BB / hari (K2), kelompok perlakuan 2 mendapat 54 mg asam mefenamat / 200 gr BB / hari (K3) semuanya diberikan peroral. Setelah 4 minggu perlakuan, panjang femur diukur dengan menggunakan jangka sorong, sedang panjang lempeng pertumbuhan ( growthplate) dan jumlah sel di ukur dan dihitung menggunakan mikroskop sinar dengan bantuan kamera digital dan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan rerata panjang femur bagi kelompok kontrol pre adalah sebesar 24,010 ± 1,003 mm, sedang rerata panjang lempeng pertumbuhan (GP) dan jumlah sel yang tersusun memanjang dari lempeng pertumbuhan masing-masing 144,2650 ± 69,5197 mikron dan 17,3670 ± 7,1430. Sedang, pada kelompok kontrol post rerata panjang femur adalah 30,410 ± 0,711 mm , sedang rerata panjang lempeng pertumbuhan (GP) dan jumlah sel yang tersusun memanjang dari lempeng pertumbuhan masing-masing 89,9120 ± 23,6441 mikron dan 11,2230 ± 2,7285 . Pada kelompok perlakuan mefenamat 27 menghasilkan rerata panjang femur adalah 29,230 ± 0,835 mm , sedang rerata panjang lempeng pertumbuhan (GP) dan jumlah sel yang tersusun memanjang dari lempeng pertumbuhan masing-masing 64,5930 ± 13,8842 mikron dan 7,9340 ± 1,3312. Pada kelompok perlakuan mefenamat 54 menghasilkan rerata panjang femur adalah 29,388 + 1,146 mm sedang rerata panjang lempeng pertumbuhan (GP ) dan jumlah sel yang tersusun memanjang dari lempeng pertumbuhan masing-masing 41,2012 ± 6,7291 mikron dan 5,0000 ± 0,5036. Dari uji beda pengaruh secara individu melalui Pairwise comparisons ternyata terdapat perbedaan yang bermakna dari masing-masing kelompok, kecuali pada perlakuaan mefenamat 27 dan mefenamat 54, dimana pada variabel panjang femur nilai signifikannya 0,722, variabel panjang lempeng pertumbuhan / GP nilainya 0,210 dan jumlah sel GP nilainya 0,131 (>0,05 ) Dari analisis regresi didapatkan p untuk semua variabel diatas < 0,05. hal ini berarti bahwa pemberian asam mefenamat berpengaruh secara bermakna terhadap penurunan panjang femur, penurunan panjang lempeng pertumbuhan serta penurunan jumlah sel pada susunan memanjang dari lempeng pertumbuhan dan pengaruh penurunannya dipengaruhi oleh kenaikan dosis asam mefenamat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian asam mefenamat menyebabkan panjang femur lebih pendek, panjang lempeng pertumbuhan menjadi lebih pendek dan menyebabkan jumlah sel yang tersusun memanjang dari lempeng pertumbuhan menjadi lebih sedikit dan makin tinggi dosis asam mefenamat makin besar pengaruhnya terhadap penurunan panjang femur, panjang growthplate dan jumla sel dalam growthplate.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD 15/07 Has p
Uncontrolled Keywords: Mefenamic acid, chondrocyte, growth plate, experimental study
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Muhamad Hasan, 090214763/MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBambang Prijambodo, Prof. Dr., dr.SpOUNSPECIFIED
ContributorAbdoel Kamid Iskandar, dr, MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 11 Jun 2017 19:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34300
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item