ANALISIS PENGARUH DEFERRED TAX EXPENSE (DTE), TOTAL ACCRUALS (TAcc) DAN DELTA OPERATING CASHFL0W (^CFO) DALAM MEMPREDIKSI EARNINGS MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA

D. LUCAS HENDRAWAN, 090310586 L (2007) ANALISIS PENGARUH DEFERRED TAX EXPENSE (DTE), TOTAL ACCRUALS (TAcc) DAN DELTA OPERATING CASHFL0W (^CFO) DALAM MEMPREDIKSI EARNINGS MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-hendrawand-7941-tea05_0-k.pdf

Download (537kB) | Preview
[img] Text (HALAMAN DEPAN)
gdlhub-gdl-s2-2008-hendrawand-7737-tea05_08HLM DPN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB) | Request a copy
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2008-hendrawand-7737-tea05_08FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
gdlhub-gdl-s2-2008-hendrawand-7737-tea05_08LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dari perspektif teori akuntansi positif earnings management merupakan pilihan terhadap kebijakan-kebijakan atau metode-metode akuntansi yang dilakukan olEh seorang manajer untuk mencapai beberapa tujuan spesifiknya. Healy dan Wahlen (1999) menyatakan bahwa earnings management terjadi apabila manajer menggunakan judgement dalam pelaporan keuangan dengan cara membentuk trans aksi -transaksi yang dapat merubah laporan keuangan dengan tujuan untuk memanipulasi besaran laba kepada stakeholder tentang kinerja keuangan perusahaan atau untuk mempengaruhi hasil penjualan yang tergantung pada angka-angka akuntansi yang dilaporkan (Business News, 2006). Perusahaan dapat melakukan earnings management biasanya dalam laporan keuangannya muncul dua laporan yang berbeda sesuai dengan kepentingan para pemakai laporan yaitu laporan menurut perpajakan dan laporan menurut perusahaan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan bahwa deferred tax expense, total accruals dan delta operating cashflow secara simultan berpengaruh signifikan dalam memprediksi earnings management. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari pusat data di Bursa Efek Jakarta, pusat data di Bursa Efek Surabaya, Indonesia Capital Market Directory dan e-bursa berupa laporan keuangan yang terdapat dalam prospektus dan laporan tahunan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi model LOGIT. Hasil penelitian membuktikan bahwa deferred tax expense, total accruals dan delta operating cash flow mampu mempengaruhi secara simultan untuk mendeteksi perusahaan yang terindikasi telah melakukan earnings management dengan nilai chi-square sebesar 31,051 > tabel chi-square (7,815) dengan df = 3 dan nilai p = 0,000 (sig #945; < 0,05). Secara parsial deferred tax expense tidak berpengaruh signifikan dalam mendeteksi perusahaan yang terindikasi,melakukan earnings management dengan nilai Wald sebesar 0.0239313540751 < tabel chi square (3,841) dengan derajat kebebasan df = 1 dan nilai p sebesar 0,877 > 0,05, total accrual berpengaruh signifikan dalam mendeteksi perusahaan yang terinVkasi melakukan earnings management dengan nilai Wald sebesar 11.1384122412620 > tabel chi-square (3,841) dengan derajat kebebasan df = 1 dan nilai p sebesar 0,001 < 0,05 dan delta operating cash flow berpengaruh signifikan dalam mendeteksi perusahaan yang terindikasi melakukan earnings management dengan nilai Wald untuk sebesar 8.9502231930216 > tabel chi-square (3,841) dengan derajat kebebasan df = 1 dan nilai p sebesar 0,003 < 0,05. Dari hasil tersebut pihak yang berkepentingan sesuai dengan permasalahan dalarn penelitian ini, khususnya 1) Bagi Perusahaan diharapkan Manajer perusahaan dan seluruh komponen manajemen perusahaan harus benar-benar mempertimbangan efek yang ditimbulkan dari aktivitas earnings management yang telah dilakukan untuk mengantisipasi terdeteksinya atau diketahuinya earnings management yang telah dilakukan baik oleh pihak pajak maupun investor, karena pads. akhirnya justru akan merugikan perusahaan itu sendiri yaitu informasi yang diberikan tidak sesuai lagi dengan fakta yang ada, 2) Bagi Direktorat Jenderal Pajak diharapkan harus berusaha lebih intensif untuk menggunakan dan memanfaatkan berbagai informasi keuangan perusahaan untuk mendeteksi kecenderungan perusahaan telah melakukan earnings management dalam rangka meminimalkan biaya pajak, karena sesuai hasil penelitian ini ternyata total accrual hasil modifikasi Jones dan cashflow inampu mendeteksi perusahaan - perusahaan di Bursa Efek Jakarta melakukan earnings management untuk meminimkan biaya pajak meskipun kontrbusinya hanya 18,2% tetapi tidak menutup kemungkinan ke depan akan jauh lebih besar, sehingga diharapkan pihak Direktorat Jenderal Pajak harus berkelanjutan untuk mengantisipasi earnings management yang dilakukan perusahaan untuk kepenting.in biaya pajak untuk menghindari kerugian Negara yang lebih besar dan 3) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk mempertimbangkan periode pengamatan dari deferred tax expense, mengidentifikasi komponen deferred tax expense yang mencerminkan kebanyakan aktivitas manajemen pendapatan serta menguji kegunaan deferred tax expense, variabel accrual serta variabel lain untuk mendeteksi earnings management dalam data bulanan atau triwulanan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TEA 05/08 Hen a
Uncontrolled Keywords: Deferred Tax Expense, Total Accruals, Delta Operating Cashflow and Earnings Management
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
D. LUCAS HENDRAWAN, 090310586 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMoh. Nasih, Dr., SE., MT., Ak., CMAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 28 Jan 2019 03:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34302
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item