MANAJEMEN LABA DALAM INITIAL PUBLIC OFFERINGS DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA PERUSAHAAN TERCATAT DI BURSA EFEK JAKARTA

RONNY IRAWAN, 090415376M (2007) MANAJEMEN LABA DALAM INITIAL PUBLIC OFFERINGS DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA PERUSAHAAN TERCATAT DI BURSA EFEK JAKARTA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-irawanronn-6649-tea36_0-k.pdf

Download (511kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2008-irawanronn-6649-tea36_07-min.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perusahaan memiliki berbagai alternatif sumber pendanaan yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan diantaranya untuk menambah modal kerja, pelunasan hutang, pengembangan teknologi informasi, dan untuk pengembangan usaha perusahaan. Salah satu alternatif yang dapat dipilih oleh perusahaan untuk memenuhi semua itu adalah dengan penerbitan sahm baru melalui penawaran umum perdana atau lebih dikenal dengan istilah IPO (initial public offering). Ketika pelaksanaan IPO, perusahaan penerbit menginginkan agar semua saham yang ditawarkan dapat dibeli oleh publik atau investor dengan harga yang wajar. Agar saham yang ditawarkan dapat diserap pasar atau investor, perusahaan dituntut untuk bisa menunjukkan bahwa perusahaannya merupakan perusahaan yang prospektif Prospek ini ditandai oleh prospek aliran kas perusahaan dan tingkat pertumbuhan di masa akan datang yang baik. Selain itu, tingkat laba yang diperoleh oleh perusahaan di tahun-tahun sebelumnya juga merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan supaya penawaran umum perdana dapat berhasil. Laba perusahaan merupakan salah satu informasi yang menjadi acuan bagi investor dalam membeli saham. Investor akan mengevaluasi apakah laba yang dimiliki oleh perusahaan cukup tinggi, sehingga dapat memberikan return bagi mereka di kemudian ban, baik melalui pendapatan dividen maupun kenaikan harga saham. Oleh sebab itu, perusahaan penerbit saham berusaha agar laporan keuangannya menyajikan kinerja yang baik sehingga para investor mau membeli semua saham yang ditawarkan dengan harga yang wajar. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perusahaan penerbit berusaha mengatur atau mengelola tingkat laba yang dilaporkan melalui memilih metode-metode dan estimasi-estimasi akuntansi tertentu, sehingga didapatkan tingkat laba yang diharapkan. Tindakan yang dilakukan perusahaan untuk mengatur besarnya tingkat laba inilah yang disebut manajemen laba. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh bukti empiris pertama, untuk mengungkap tindakan perusahaan penerbit melakukan manajemen laba dengan menerapkan income-increasing discretionary accruals untuk menaikan laba pada periode satu tahun sebelum IPO. Kedua, untuk menguji pengaruh kualitas auditor, proporsi saham yang ditahan, financial leverage, ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan aktiva, dan tingkat pertumbuhan penjualan terhadap praktik manajemen laba pads periode dua tahun dan satu tahun sebelum penawaran umum perdana. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 52 perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2000 sampai dengan tahun 2005. Berdasarkan hasil analisa baik secara deskriptif maupun statistik dengan menggunakan analisis non parametrik Wilcoxon Signed Ranks dan uji regresi linear berganda maka hasil dari peneltitian ini adalah sebagai berikut : pertama, terdapat bukti yang lemah bahwa perusahaan penerbit melakukan manajemen laba dengan menerapkan income increasing discretionary accruals untuk menaikan laba pada periode satu tahun sebelum perusahaan penerbit melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Jakarta. Meskipun demikian penelitian ini mampu mendeteksi adanya manajemen laba yang dilakukan oleh perusahaan penerbit sebelum mereka go public, ini ditujukkan dengan adanya nilai discretionary accruals baik bernilai positif dan negatif. Kedua, secara bersama-sama kualitas auditor, proporsi saham yang ditahan, financial leverage, ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan aktiva, dan tingkat pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba (discretionary accruals) perusahaan baik pada periode dua tahun sebelum dan satu tahun sebelum melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Jakarta. Ketiga, faktor-faktor kualitas auditor dan ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap manajemem laba (discretionary accruals) perusahaan yang go public pada periode dua tahun sebelum IPO. Sedangkan variabel kualitas auditor, financial leverage dan ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba (discretionary accruals) perusahaan yang go public pada periode satu tahun sebelum IPO.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TEA 36/07 Ira m
Uncontrolled Keywords: Earnings management, initial public offerings, factors affect discretionary accruals
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1706-1708 Accounting. Bookkeeping
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RONNY IRAWAN, 090415376MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorM. Samsul, Dr., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
ContributorLilik Sugiharti, S.E., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 11 Jun 2017 16:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34317
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item