PENGEMBANGAN PROMOSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KABUPATEN SUMENEP BERDASARKAN ANALISIS PROMOSI DAN PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN : STUDI KASUS PENGEMBANGAN PROMOSI DI PUSKESMAS WILAYAH DARATAN KABUPATEN SUMENEP

Jamali (2006) PENGEMBANGAN PROMOSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KABUPATEN SUMENEP BERDASARKAN ANALISIS PROMOSI DAN PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN : STUDI KASUS PENGEMBANGAN PROMOSI DI PUSKESMAS WILAYAH DARATAN KABUPATEN SUMENEP. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-jamali-6384-tka780-k.pdf

Download (668kB) | Preview
[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
gdlhub-gdl-s2-2008-jamali-6384-tka7807HLM.pdf

Download (618kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2008-jamali-6384-tka7807FULL.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
gdlhub-gdl-s2-2008-jamali-6384-tka7807LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Puskesmas merupakan unit pelaksana tehnis Dinas Kesehatan kabupaten yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerjanya. Puskesmas telah banyak melakukan kegiatan promosi untuk menarik masyarakat agar memanfaatkan Puskesmas. Akan tetapi promosi yang dilakukan kurang berhasil dengan baik. Hal ini dapat dilihat rendahnya pemanfaatan rawat jalan di Puskesmas kabupaten Sumenep rata-rata sebesar 34 orang per hari dari target 48 orang per hari tahun 2002-2004. Tujuan umum penelitian ini adalah mengembangkan promosi sebagai upaya pemanfaatan rawat jalan di Puskesmas wilayah daratan kabupaten Sumenep berdasarkan hasil analisis karakteristik konsumen, promosi dan proses keputusan pemanfaatan Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional, dilakukan pada bulan April-Juli 2006. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang ditanyakan kepada 200 responden dengan studi kasus di 4 wir1ayahkerja Puskesmas daratan kabupaten Sumenep yakni Puskesmas Saronggi, Moncek Tengah, Legung Timur dan Pasongsongan. Masing-masing Puskesmas sebanyak 50 responden dengan rincian 25 responden; pengguna Puskesmas dan 25 responden non pengguna Puskesmas. Merancang strategi pengembangan promosi adalah strategi Puskesmas dalam menentukan tujuan komunikasi, merancang pesan, memilih saluran komunikasi, membuat keputusan bauran promosi (menentukan alat komunikasi), mengelola dan mengkoordinasikan proses komunikasi, sehingga terwujud peningkatan pemanfaatan rawat jalan di Puskesmas wilayah daratan kabupaten Sumenep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat yang menggunakan Puskesmas mempunyai ciri-ciri: 100 % cenderung memanfaatkan rawat jalan Puskesmas, motivasi terhadap Puskesmas 82,2 % cenderung baik, pengetahuan tentang Puskesmas 33,3 % cenderung baik dan sikap terhadap Puskesmas 65 % cenderung mendukung. Apabila sakit type mereka dalam memproses keputusan pemanfatan meliputi: menilai suatu alternatif, memutuskan pemanfaatan dan berperilaku paska pemanfaatan, akan tetapi tidak mengenal suatu kebutuhan dan pencarian informasi. Adapun masyarakat yang tidak menggunakan Puskesmas mempunyai ciri-ciri: kebiasaan berobat di atas 85 % cenderung ke alternatif dan rumah sakit, motivasinya terhadap Puskesmas 87,1 % cenderung jelek, pengetahuan tentang Puskesmas 88,6 % cenderung tidak mengetahui dan sikapnya terhadap Puskesmas 100 % cenderung tidak mendukung. Apabila sakit type mereka dalam memroses keputusan pemanfaatan mempunyai ciri-ciri: tidak mengenal kebutuhan, tidak mencari informasi, tidak menilai alternatif, tidak memutuskan pemanfaatan dan tidak berperilaku paska pemanfaatan. Karakteristik masyarakat yang menggunakan Puskesmas di wilayah kerja Puskesmas daratan kabupaten Sumenep dapat disimpulkan adalah masyarakat yang pengetahuan dan persepsinya memang sudah baik, namun type proses keputusan pemanfaatan bersifat pasif, terutama pasif dalam pengenalan kebutuhan dan pencarian informasi. Mereka menilai iklan, promosi pemanfaatan Puskesmas, public relation dan personal selling sebagaian kecil baik, sehingga dapat ditentukan tujuan promosi melalui informing dengan maksud mempengaruhi kesadaran atau pikiran konsumen terutama keberadaan produk-produk baru yang inovatif dan reminding dengan maksud mendorong pengguna Puskesmas agar memanfaatkan Puskesmas secara berulang-ulang. Sedangkan bukan pengguna Puskesmas sebagain besar berobat ke alternatif dan rumah sakit, motivasinya jelek, pengetahuan tentang Puskesmas kurang, sikapnya tidak mendukung, type proses keputusan pembelian pasif terutama pengenalan kebutuhan dan pencarian informasi. Mereka menilai iklan, promosi pemanfaatan Puskesmas, public relation dan personal selling tidak baik di Puskesmas, sehingga dapat ditentukan tujuan promosi yaitu informing, dengan maksud mempengaruhi kesadaran atau pikiran non pengguna Puskesmas akan keberadaan produk rawat jalan, dan persuading dengan maksud mengubah sikap dan minat konsumen agar memanfaatkan rawat jalan di Puskesmas apabila mereka sakit. Agar pengembangan promosi dapat terselenggara dengan baik perlu adanya dukungan dari kelompok manajemen serta koordinasi dan komunikasi secara terintegrasi dengan semua pihak yang terkait.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA 78/07 Jam p
Uncontrolled Keywords: Exploiting, Take care Road, Promotion, paramedic, communication
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA771-771.7 Rural health and hygiene. Rural health services
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM
JamaliNIM090410804 L
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorWidodo J. PudjirahardjoUNSPECIFIED
Thesis advisorDjazuly ChalidyantoUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 09 May 2021 13:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34324
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item