Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Pendapatan Saham di Bursa Efek Jakarta: Analisis Level Agregat Sektoral

Tommy Leonard, 090310615L (2008) Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Pendapatan Saham di Bursa Efek Jakarta: Analisis Level Agregat Sektoral. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-leonardtom-7609-abstrak.pdf

Download (422kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
Binder36.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji model multi faktor ekonomi makro dalam menjelaskan return saham di BEJ, dengan level analisis agregat (return pasar) dan sektoral. Pengujian pada level sektoral dibatasi pada sektor manufaktur dan sektor keuangan. Kedua sektor memiliki kontribusi rata-rata 70% terhadap kapitalisasi pasar di BEJ, dengan rincian 43% sektor manufaktur dan 27% sektor keuangan. Diidentifikasi 9 variabel ekonomi makro yang diproposisikan berpengaruh terhadap return saham, yaitu pertumbuhan ekonomi, kurs, inflasi, suku bunga (SBI), transaksi investor asing di BEJ (diukur dari perubahan kepemilikan saham oleh investor asing), cadangan valuta asing, neraca perdagangan, ekspor, dan neraca transaksi berjalan. Observasi dilakukan selama 6 tahun (2000-2005) dengan rentang waktu triwulan. Menyadari bahwa antar variabel ekonomi makro cenderung saling berhubungan, maka untuk menghindati multikolimeritas, pada penelitian ini diterapkan analisis regresi linier berganda yang memenuhi uji asumsi klasik untuk: kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE). Dari hasil uji asumsi klasik dengan kriteria BLUE diperoleh bahwa model panel regresi berganda bebas dari multikolinieritas, heterokedastisitas, maupun autokorelasi. Oleh karena itu akurasi prediksi atas hasil analisis regresi berganda pada penelitian ini dapat dijamin. Pengujian model multi fa-tor ekonomi makro diperoleh hasil uji F yang signifikan pada level agregat, sedangkan pada sektor manufaktur maupun sektor keuangan tidak signifikan, dengan koefisien determinasi masing-masing 0,695; 0,496; dan 0,643. Dilihat dari koefisien regresi, disimpulkan bahwa faktor pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai transaksi modal asing, cadangan valuta asing, dan neraca perdagangan berpengaruh positif terhadap return saham, sedangkan faktor neraca transaksi berjalan, nilai ekspor, kurs, dan suku bunga, secara parsial berpengaruh negatif terhadap return saham. Berdasarkan uji t, diketahui bahwa hanya faktor nilai transaksi modal asing yang berpengaruh signifikan secara positif terhadap return saham baik pada level agregat maupun sektoral. Hasil pengujian model multifaktor ekonomi juga menunjukkan bahwa faktor-faktor ekonomi makro berpengaruh lebih kuat terhadap return saham sektor keuangan daripada sektor manufaktur. Ini menunjukkan bahwa secara umum perubahan harga saham sektor keuangan lebih sensitif daripada perubahan harga saham sektor manufaktur, yang diakibatkan oleh perubahan-perubahan faktor ekonomi makro yang diuji pada-penelitian ini.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TE 05/08 Leo p
Uncontrolled Keywords: macroeconomic, stock returns, factor analysis.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB172.5 - Macroeconomics
H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
Tommy Leonard, 090310615LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorANDRY IRAWANTO, Drs. AK., MBAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 2016
Last Modified: 01 Mar 2019 07:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34354
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item