FUNGSI SURETY BOND DALAM PROYEK JASA KONSTRUKSI

N. AVIVA HERAWATI SARI, 030510610-N (2008) FUNGSI SURETY BOND DALAM PROYEK JASA KONSTRUKSI. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-sarinaviva-7249-tmk400-t.pdf

Download (332kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2008-sarinaviva-7078-tmk4008.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

a. Hubungan hukum para pihak dalam pelaksanaan proyek jasa konstruksi yang dijamin dengan surety bond. Hubungan hukum para pihak dalam pelaksanaan proyek jasa konstruksi dengan jaminan surety bond melibatkan tiga pihak, yaitu pemilik proyek (obligee), pelaksana proyek (principal), dan perusahaan asuransi sebagai penjamin (surety coy). Hubungan hukum tersebut dikarenakan adanya perjanjian pokok antara pemilik proyek (obligee) dengan pelaksana proyek (principal). Karena perjanjian pokok tersebut maka melahirkan perjanjian tambahan yang melibatkan perusahaan asuransi sebagai penjamin agar kegiatan proyek dapat terus berjalan sesuai kontrak. Perjanjian tambahan melibatkan principal, obligee dan perusahaan asuransi. Dalam hubungannya dengan obligee, perusahaan asuransi akan membayar sebesar maksimum nilai jaminan jika principal wanprestasi, namun obligee harus juga membuktikan bahwa principal benar-benar tidak mampu atau gagal dalam memenuhi kewajibannya sesuai kontrak. Dalam hubungannya dengan principal, perusahaan asuransi merupakan pihak yang memberikan jaminan dengan menerbitkan surety bond. Karena itu, surety coy akan menganalisis kelayakan principal atas reputasi dan bonafiditasnya, serta kemampuannya untuk melakukan recovery sebagai kewajiban principal. Kemudian, guna menyalurkan dan menyebarkan risiko serta meringankan bebannya, surety coy sebagai penanggung mengasuransikan Wang kepada perusahaan reasuransi. b. Fungsi surety bond dalam kegiatan proyek konstruksi Pada dasarnya surety bond dalam berbagai bentuknya yaitu Bid Bond /Tender Bond (Jaminan Penawaran), Performance Bond (Jaminan Pelaksanaan), Advance Payment Bond (Jaminan Pembayaran Uang Muka), dan Maintenance Bond (Jaminan Pemeliharaan) berfungsi sebagai jaminan bagi kegiatan suatu proyek sehingga proyek tetap berlangsung sesuai perjanjian yang disepakati, sekaligus memberikan jaminan bagi principal atau pelaksana proyek atas kemampuan dan bonafiditasnya terutama di hadapan obligee atau pemilik proyek.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.40/08 Sar f
Uncontrolled Keywords: Surety Bond
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1010-1014 The merchant. Business enterprises
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1100-1109 Secured transactions
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
N. AVIVA HERAWATI SARI, 030510610-NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMoch. Isnaeni, Prof. Dr., S.H., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 13 Jun 2017 21:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34495
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item