ANALISIS KEBIJAKAN MONETER TERHADAP LABA RUGI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (PERIODE DESEMBER 2000 - JULI 2005)

MERI INDRI HAPSARI, 040117250 (2005) ANALISIS KEBIJAKAN MONETER TERHADAP LABA RUGI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (PERIODE DESEMBER 2000 - JULI 2005). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-meriindrih-1115-c_22_06.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-meriindrih-1115-c_22_06.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sejak akhir 1991, masyarakat pada umumnya serta pelaku ekonomi secara khusus mulai mengenal perbankan tanpa bunga. Wacana perbankan tanpa bunga ini muncul sebagai respon atas pemahaman para ulama serta pemikir ekonomi bahwa tingkat bunga (interest rate) adalah riba. Sebagai lembaga intermediasi yang memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional diperlukan berbagai kebijakan dalam rangka peningkatan dan pengembangan industri perbankan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kontribusinya kepada perekonomiana nasional. Mengingat karakteristik bank syariah berbeda dengan bank konvensioanal, Bank Indonesia selaku otoritas perbankan menerapakan suatu kebijakan yang berbeda antara bank konvensional dengan bank syariah. Penelitian ini mencoba mengungkap seberapa besar pengaruh kebijakan moneter yang dibuat oleh otoritas perbankan khususnya untuk perbankan syariah yaitu dengan penerbitan Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI), penetapan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk bank syariah dan kebijakan mengenai pembukaan kantor bank syariah dan jaringannya terhadap laba rugi perbankan syariah di Indonesia. Dalam menganalisis penulis menggunakan variabel bebas SWBI, GWM dan jumlah kantor bank, sedangkan variabel tergantungnya adalah laba rugi perbankan syariah di Indonesia.Periode penelitian yang digunakan penulis dalam menganalisis yaitu antara bulan Desember 2000 sampai dengan Juli 2005. Untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap terhadap variabel tergantung digunakan regresi linier berganda metode OLS (ordinary least square). Hasil estimasi model menunjukkan selama periode Desember 2000-Juli 2005 variabel bebas SWBI dan jumlah kantor Bank Syariah secara parsial berpengaruh terhadap laba rugi perbankan syariah di Indonesia. Sedangkan variabel variabel GWM tidak berpengaruh secara signifikan terhadap laba rugi perbankan syariah di Indonesia. Setelah diadakan penyembuhan terhadap model regresi diperoleh basil bahwa variabel bebas SWBI, JKB dan laba-rugi(-1) secara simultan berpengaruh terhadap labarugi perbankan syariah di Indonesia selama periode penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C.22/06 Hap a
Uncontrolled Keywords: BANKS AND BANKING-RELIGIOUS ASPECTS-ISLAM
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1723 Bank stocks. Banking as an investment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
MERI INDRI HAPSARI, 040117250UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSUHERMAN ROSYIDI, Drs. Ec., M.ComUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 10 May 2006 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 20:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/345
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item