TEKANAN KEMISKINAN STRUKTURAL KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL DI PERKOTAAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGANYA

Sudarso (2006) TEKANAN KEMISKINAN STRUKTURAL KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL DI PERKOTAAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGANYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-sudarso-6733-lp63_08-k.pdf

Download (394kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan sebagai berikut: (1)Bagaimana gambaran tentang bentuk-bentuk tekanan kemiskinan struktural yang dialami komunitas dan keluarga nelayan tradisional di di daerah perkotaan? Sejauhmana usaha di sektor perikanan mampu menopang pemenuhan kebutuhan hidup keluarga nelayan tradisional tersebut? (2) Situasi problematik dan kendala-kendala apa sajakah, baik internal maupun kendala eksternal yang dihadapi nelayan tradisional di daerah perkotaan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya? Penelitian yang berjenis deskriptif ini dilakukan di daerah Tambak Wedi, Kenjeran Surabaya, dengan mengambil 50 responden dengan teknik purposive sampling, dan dilengkapi dengan 5 nelayan yang di perdalam informasinya dengan menggunakan pedoman wawancara (indept interview). Hasil yang diperoleh dari penelitian lapangan ini adalah: Pcrtama, Nelayan tradisional yang hidup di daerah pantai yang berada di wilayah perkotaan, karakteristik sosial ekonomi: umumnya berpendidikan rendah, sedikit memiliki ketrampilan diluar seKtor perikanan, miskin dan memiliki modal yang sedikit dalam mengembangkan kegiatan disektor perikanan.Kedua, Tekanan struktural yang dialami oleh nelayan tradisional diperkotaan, lebih banyak berkait dengan ketidakmampuan menghadapi nelayan yang menggunakan teknologi modern dan minimnya akses mendaptkan modal dan informasi dari pemerintah kota . Ketiga, Kendala-kendala yang dialami oleh nelayan tradional untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya, pertama, kondisi internal, tidak mempunyai modal, teknologi dan ketrampilan untuk meningkatkan nilai tambah pada basil tangkapan ikannya. Kedua, kondisi eskternal, munculnya nelayan-nelayan teknologi dan modalnya besar, bahkan ada beberapa orang lain diluar komunitas nelayan yang menguasai kehidupan para nelayan, dengan memiliki kapal besar dengan teknologi yang lebih modern, sementara nelayan setempat hanya sebagai buruh dari pemilik kapal tersebut. Disisi lain pemerintah kota tidak serius untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan tradisional.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 LP 63/08 Sud t FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Uncontrolled Keywords: Kemiskinan; Nelayan tradisional; Kesejaheraan keluarga
Subjects: H Social Sciences
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SudarsoUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKarnaji, S.Sos., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 17 Oct 2016 04:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34532
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item