PEMBERIAN INTERVENSI MODIFIKASI PERILAKU DENGAN PENGUATAN POSITIF PADA ANAK YANG MENGALAMI GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU

ERNA TRITURANIWATI, 090415313 M (2007) PEMBERIAN INTERVENSI MODIFIKASI PERILAKU DENGAN PENGUATAN POSITIF PADA ANAK YANG MENGALAMI GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-trituraniw-6432-00407a-k.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2008-trituraniw-6432-00407.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Emosi manusia tidak selalu berlangsung sempurna dan enak. Emosi dapat bergejolak secara hebat, tak terkendali dan menegangkan. Sejak kecil individu sudah belajar membedakan emosi yang satu dari yang lain, karena adanya perbedaan tanggapan orang tua terhadap berbagai perasaan dan tingkah laku individu. Akibat perlakuan orang tua yang tidak memberi kesempatan pada anak akan menyebabkan anak mengalami gangguan emosi dan perilaku. Gangguan emosi dan perilaku dapat disebabkan oleh beberapa macam hal; yaitu (a) faktor biologis, (b) faktor keluarga, (c) faktor sekolah dan (d) faktor budaya. Gangguan emosi dan perilaku dapat diperkuat karena adanya ketakutan traumatis yang dialami oleh individu. Individu yang pernah mengalami peristiwa traumatis akan mengalami suatu gangguan kecemasan dan ketegangan secara terus menerus. Anak yang mengalami perististiwa traumatis akan menjadi kurang percaya diri, konsep diri negatif dan menutup diri dari pergaulan. Seiring dengan gambaran di atas penulis tertarik pada kasus anak perempuan berumur 11 tahun 7 bulan, duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 5, ia adalah anak yang tidak suka berteman, jarang bermain dengan teman sebayanya dan menarik diri dari teman-temannya, perilaku tersebut semakin kuat ketika anak tersebut mengalami peristiwa traumatis karena melihat alat kelamin ayahnya yang menyebabkan anak tersebut selalu takut apabila ayahnya meninggal dunia. Intervensi yang digunakan adalah modifikasi perilaku dengan penguatan positif, sebagaimana yang dikemukakan oleh Schaefer dan Millman (1981) bahwa penguatan dapat diberikan kepada anak yang mengalami gangguan emosi dan perilaku: menarik diri, tidak mau berinteraksi dengan anak lain. Cara untuk mengurangi gangguan emosi dan perilaku adalah dengan memberikan anak latihan interaksi sosial yang terdiri dari; menyapa, bertanya, bermain, bercerita dengan anak lain baik yang baru dikenal maupun yang sudah dikenalnya. Pelaksanaan latihan selama 7 hari. Subyek bisa melakukan latihan interaksi dan dapat mencapai target yang ditentukan oleh penulis sehingga Subyek mendapatkan hadiah berupa peralatan sekolah Untuk mengurangi pengalaman traumatis yang menyebabkan Subyek mengalami kecemasan / ketakutan apabila ayahnya meninggal, dilakukan intervensi Psikoanalisis dengan metode katarsis cara bercerita. Untuk melihat efektifitas latihan Subyek diminta melakukan kegiatan lagi selama 6 hari berikutnya, pada sesi yang kedua Subyek telah mampu menyapa dan bermain dengan teman-teman baru. Kesimpulan intervensi modifikasi perilaku dengan penguatan positif dapat mengurangi gangguan emosi dan perilaku pada anak.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB Psycho Corner 004/07 Tri p
Uncontrolled Keywords: INTERVENSI MODIFIKASI PERILAKU; GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF721-723 Child Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > Psikologi Klinis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ERNA TRITURANIWATI, 090415313 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorE. M. A. Subekti, Drs., M. Kes., M. Psi,,PsiUNSPECIFIED
ContributorDuta Nurdibyanandaru, Drs., M. S.,psi.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 02 Jul 2019 06:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34575
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item