ASPEK HUKUM PEMBERIAN KREDIT DENGAN JAMINAN PRODUK BANCASSURANCE

Bunga Melliana, 030610151 N (2009) ASPEK HUKUM PEMBERIAN KREDIT DENGAN JAMINAN PRODUK BANCASSURANCE. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2009-mellianabu-10137-tmk36-09.pdf

Download (20kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2009-mellianabu-9673-tmk36-0-..pdf
Restricted to Registered users only

Download (533kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berdasarkan hasil uraian dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa: a) Produk Bancassurance merupakan produk perbankan yang terdiri dari produk simpanan yang berupa tabungan maupun deposito yang digabung dengan produk asuransi jiwa. Dalam hal produk bancassurance sebagai jaminan kredit mempunyai karakteristik, yaitu dalam prosedur pengikatan jaminan dimana ditandatangani perjanjian gadai deposito yang dibuat dibawah tangan sekaligus akta jaminan fidusia yang dibuat dihadapan notaris dan didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fidusia. b) Dalam perjanjian gadai deposito disebutkan bahwa bank berhak untuk menyimpan bilyet deposito, bank berhak melakukan perpanjangan dalam hal deposito tersebut telah jatuh tempo, serta bank berhak untuk mencairkan deposito tersebut dalam hal debitur lalai/wanprestasi. Dalam akta jaminan fidusia yang dibuat secara notariil disebutkan bahwa bank selaku penerima fidusia berhak untuk sewaktu-waktu memeriksa objek jaminan fidusia. Diatur juga ketentuan apabila pemberi fidusia lalai atau wanprestasi, penerima fidusia berhak mengambil objek jaminan fidusia. Debitor juga wajib menandatangani surat kuasa mutlak dimana bank berhak untuk mencairkan deposito maupun menarik nilai tunai atas polis asuransi apabila debitor wanprestasi. Eksekusi dengan cara pencairan atas jaminan bancassurance oleh bank sebagai pelunasan hutang debitor ini dapat dibenarkan oleh karena : #61607; Objek jaminan mempunyai nilai tunai yang tetap dan telah diketahui nilainya dengan pasti, #61607; Debitor tidak lagi memerlukan perlindungan dari pasal tersebut karena objek jaminan telah mempunyai nilai tunai yang pasti. #61607; Tujuan dari penagihan dan penjualan di muka umum adalah sama, yaitu untuk pelunasan hutang debitor, dimana tidak memungkinkan dilakukan eksekusi secara lelang. #61607; Debitor telah memberikan kuasa mutlak kepada bank untuk mencairkan deposito maupun menarik nilai tunai atas polis asuransi apabila debitor wanprestasi

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: TMK 36/09 Mel a
Uncontrolled Keywords: Pemberian Kredit
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
Bunga Melliana, 030610151 NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAGUS YUDHA HERNOKO, Dr., S.H, M.HUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 11 Oct 2016 04:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34666
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item