LEMBAGA JAMINAN GADAI DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN MARGIN TRANSAKSI EFEK

Margie Harijono Santoso, 030610127 N (2009) LEMBAGA JAMINAN GADAI DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN MARGIN TRANSAKSI EFEK. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
TESIS - gdlhub-gdl-s2-2009-santosomar-9686-tmk260-l.pdf

Download (797kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2009-santosomar-9686-tmk260-l.pdf
Restricted to Registered users only

Download (608kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dengan penggunaan lembaga gadai dalam Perjanjian Pembiayaan Margin Transaksi Efek, mengingat banyak terdapat keunggulan penggunaan jaminan Gadai dibandingkan dengan jaminan lainnya. Perjanjian jaminan Gadai hanya ada dikarenakan adanya Perjanjian Pembiayaan Margin Transaksi Efek, hal tersebut sesuai dengan karakteristik perjanjian jaminan, yang ada dikarenakan adanya perjanjian pokoknya. Perjanjian Gadai tersebut ada dikarenakan untuk menjamin kewajiban-kewajiban Pemberi Gadai yang juga merupakan nasabah kepada Perusahaan Sekuritas berdasarkan Perjanjian Pembiayaan Margin Transaksi Efek. Ciri khas perjanjian jaminan Gadai berupa inbezitstelling, yakni pencabutan secara nyata atas objek gadai dari kekuasaan debitur untuk diletakkan secara nyata kepada pihak kreditur atau pihak ketiga yang disepakati, merupakan salah satu dari keunggulan lainnya, pencabutan kekuasaan tersebut tidak secara serta merta, melainkan melalui prosedur sebagaimana juga telah diatur dalam KSEI. Dalam Perjanjian Gadai juga dimungkinkan adanya gadai ulang atas efek, hal tersebut juga merupakan salah satu keunggulan gadai sebagaimana telah dinyatakan dalam Pasal 1152 BW, namun dalam kenyataannya tidak semua Perusahaan Sekuritas yang menggunakan Perjanjian Gadai sebagai perjanjian jaminan menyertakan atau memperbolehkan adanya gadai ulang. Keunggulan perjanjian jaminan Gadai lainnya adalah eksekusi atas objek gadai yakni atas Efek yang Dijaminkan apabila terjadi cidera janji atau wanprestasi yang dilakukan oleh Nasabah, dimana Perusahaan Sekuritas dapat langsung mengambil tindakan menjual efek atau tindakan lainnya yang dianggap perlu, hal tersebut dapat dilakukan dikarenakan dalam perjanjian gadai tersebut juga diperjanjikan perjanjian lainnya yakni perjanjian pemberian kuasa-kuasa lainnya yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Perjanjian Gadai itu sendiri. Akibat hukum apabila nasabah selaku investor tidak memenuhi kewajibannya untuk menambah dana sebagaimana setelah disepakati maka akan dilakukan eksekusi atas Efek yang Dijaminkan tersebut, eksekusi tersebut dapat dilakukan di dalam atau di luar bursa sebagaimana diperjanjikan dalam Perjanjian Gadai tersebut mengikuti harga pasar, yang dipandang oleh Perusahaan Sekuritas selaku Penerima Gadai merupakan hal yang terbaik yang dilakukan. Apabila atas eksekusi tersebut masih belum dapat memenuhi kewajiban nasabah kepada Perusahaan Sekuritas maka Perusahaan Sekutitas dapat meminta pertanggung jawaban nasabah sebagaimana telah diperjanjikan sebelumnya yakni dengan perjanjian jaminan pribadi atau pun dengan surat pengakuan utang yang telah disepakati sebelumnya. Namun hal tersebut menjadikan Perusahaan Sekuritas menjadi kreditur konkruen.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TMK 26/09 San l
Uncontrolled Keywords: Lembaga jaminan gadai; peerjanjian pembiayaan
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
Margie Harijono Santoso, 030610127 NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorH. Moch. Isnaeni, Prof. Dr., S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 11 Oct 2016 02:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34696
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item