PEMAKNAAN AGAMA KOMUNITAS TOMBO ATI (KAJIAN PEMIKIRAN KEAGAMAAN)

MUHAMMAD ZUHDI, 090610276M (2008) PEMAKNAAN AGAMA KOMUNITAS TOMBO ATI (KAJIAN PEMIKIRAN KEAGAMAAN). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2009-zuhdimuham-10138-ts11-08.pdf

Download (12kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2009-zuhdimuham-9674-ts11-08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (706kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia adalah negara yang mempunyai jumlah penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Tapi Indonesia tidak lantas menjadi negara Islam karena latar belakang sosio-historisnya menunjukkan bahwa Indonesia�dengan keragaman adat istiadat dan budayanya�justru lahir, tumbuh, dan berkembang di tengah suasana keragaman itu. Sejarah menunjukkan bahwa upaya meng-Islamkan Indonesia justru berpotensi mengancam disintegrasi bangsa (hal. 3). Keragaman adat istiadat dan budaya kemudian menyebabkan Islam di Indonesia begitu beragam sebagai akibat dari adaptasi, akulturasi, dan bahkan sinkretisme. Sebagian Islam di Indonesia justru corak dan warnanya jauh berbeda jika dibandingkan dengan di tempat asalnya (arab). Keragaman Islam pada awalnya dapat memperkokoh sendi-sendi kehidupan bangsa. Tapi belakangan ini, keragaman tersebut justru potensial memicu konflik, baik yang bernuansa horisontal maupun vertikal. Konflik terjadi karena ada pihak-pihak yang memaksakan kebenaran agamanya sendiri ke ruang publik sambil memaksakan juga kehendaknya untuk menegasikan dan menafikan kelompok lain yang berbeda, apalagi jika perbedaannya cukup ekstrim. Klaim kebenaran Islam secara sepihak terjadi antara lain karena pemaknaan agama yang dilakukan secara tekstual-dogmatik dengan mengabaikan aspek kontekstual-filosofis, historis, sosiologis, dan antropologis. Pemaknaan yang dilakukan secara tekstual-dogmatik melahirkan pemahaman keagamaan yang syariat sentris yang cenderung hitam-putih dalam melihat dan menilai persoalan khususnya yang terkait dengan perbedaan faham atau aliran. Karena itulah, penelitian ini mencoba menyuguhkan sebuah realitas keagamaan yang secara sosiologis merupakan bagian dari masyarakat, tapi memiliki perbedaan signifikan khususnya jika dibandingkan dengan aliran mainstream. Realitas tersebut direpresentasikan oleh sebuah komunitas keagamaan yang bernama Tombo Ati yang dalam penelitian ini dikaji pemikiran keagamaannya melalui pimpinannya yang bernama Ahmad Luthfi (Gus Luthfi). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologi agama dalam perspektif Durkheim dan Nottingham serta epistemologi ke-Islaman yang meliputi syariat, tariqat, hakikat, makrifat, dan tasawuf. Sedangkan metode yang digunakan adalah etnometodologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan agama Komunitas Tombo Ati yang direpresentasikan oleh pimpinannya, memunculkan pemahaman keagamaan yang cukup ekstrim karena lebih mengedepankan aspek intrinsik atau nilai-nilai hakikat dari agama.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: TS 11/08 Zuh p
Uncontrolled Keywords: Pemaknaan agama, Tombo Ati, Syariat, Hakikat
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL1-50 Religion (General)
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD ZUHDI, 090610276MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMustain Mashud, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 10 Oct 2016 07:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34735
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item