PENGARUH KATALIS PALADIUM TERHADAP WAKTU TIMBULNYA EMBUN DAN ANAEROBIOSIS PADA SUNGKUP ANAEROB : Penelitian eksperimental laboratoris.

Akhmad Sudibya, 099913286M (2002) PENGARUH KATALIS PALADIUM TERHADAP WAKTU TIMBULNYA EMBUN DAN ANAEROBIOSIS PADA SUNGKUP ANAEROB : Penelitian eksperimental laboratoris. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2003-sudibya2c-694-paladium-tkd_15-03.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
3.pdf

Download (259kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan keharusan pemakaian katalis palladium pada pencapaian anaerobiosis dalam sungkup anaerob. Hasil penelitian diharapkan dapat meyakinkan para pekerja laboratorium bahwa pemakaian katalis paladium harus dilakukan untuk reaksi pengikatan oksigen sisa dalam sungkup anaerob sehingga lebih efektif menimbulkan anaerobiosis. Untuk mengetalmi suasana anaerobis di dalam sungkup dapat dipergunakan beberapa macam indikator, yakni indikator kimiawi, indikator biologis, potensial redoks, dan konsentrasi oksigen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan rancangan kelompok kontrol nonrandom (non.-randomized control group design). Pada penelitian ini dilakukan replikasi. Jumlah replikasi yang diperlukan adalah 10. Variabel bebas adalah pemakaian kata1is paladium. Variabel tergantung adalah waktu timbulnya embun, pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa, pertumbuhan Clostridium tetani, dan pertumbuhan Bacteroides fragilis. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan waktu timbulnya embun antara sungkup anaerob berkatalis paladium dengan sungkup anaerob tidak berkatalis paladium dipergunakan Uji t untuk Dna Sampel Independen. Untuk menguji apakah pemakaian katalis paladium berhubungan dengan anaerobiosis dipergunakan Uji Kuadrat Chi. Waktu timbulnya embun pada sungkup anaerob berkatalis palladium bervariasi dari 1,37 menit sampai dengan 3,33 menit. Waktu timbulnya embun tidak terdeteksi pada sungkup anaerob tidak berkatalis paladium. Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa tidak ditemukan pada 10 kali percobaan dengan sungkup anaerob berkatalis paladium. Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa ditemukan pada 10 kali percobaan dengan sungkup anaerob tidak berkatalis palladium. Pertumbuhan Clostridium tetani ditemukan pada 8 dari 10 kali percobaan dengan sungkup anaerob berkatalis paladiun. Pertumbuhan Clostridium titani tidak ditemukan pada 10 kali percobaan dengan sungkup anaerob tidak berkatalis paladium. Pertumbuhan Bacteroides fragiJis ditemukan pada 7 dari 10 kali percobaan dengan sungkup anaerob berkataIis paladium. Pertumbuhan Bacteroides tragi/is tidak ditemukan pada sungkup anaerob tidak berkatalis paladium. Waktu timbulnya embun pada sungkup anaerob berkatalis palladium nampaknya berbeda dibandingkan dengan waktu timbulnya embun pada sungkup anaerob tidak berkatalis palladium. Pencapaian anaerobiosis pada sungkup anaerob berkataIis paladium berbeda sangat signifikan dibandingkan dengan pencapaian anaerobiosis pada sungkup anaerob tidak berkatalis paladium (p&lt; 0,01). Katalis paladium memang diperlukan dalam pencapaian anaerobiosis pada sungkup anaerob. Sebelum pemakaian, katalis paladium harus direaktivasi secara adekuat. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD 15/03 Sud p
Uncontrolled Keywords: Palladium anaerobic,, water condensate, Pseudomonas aeruginosa, Clostridium tetani, and Bacteroidesfragilis.
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsEmail
Akhmad Sudibya, 099913286MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEddy Bagus Wasito, Dr.,dr.,MS.,SpMKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 04 Aug 2016 07:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/34881
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item