PENGARUH HORMON PMSG PADA ITIK PETELUR FASE AKHIR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS TELUR SERTA UKURAN ORGAN REPRODUKSI : Penelitian eksperimental.

Roimil Latifa, 090014092M (2003) PENGARUH HORMON PMSG PADA ITIK PETELUR FASE AKHIR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS TELUR SERTA UKURAN ORGAN REPRODUKSI : Penelitian eksperimental. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
5.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2004-latifa2c-975-pmsg-tbr_05-03.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Populasi itik di Jatim saat ini diperkirakan mencapai 2, 1 jute ekor lebih dan merupakan 8,3 % dan populasi itik nasional. Populasi itik rata-rata pertahun meningkat sebesar 1,72 %, peningkatan populasi itik yang masih rendah ini belum diikuti oleh laju produksi telur yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penyuntikan hormon PMSG dengan berbagai dosis (10 JU, 15 JU den 25 IU) pads itik petelur fase akhir produksi (afkir) terhadap peningkatan produksi dan kualitas telur (yang dinyatakan dengan berat utuh telur, berat kuning telur, berat putih telur, berat cangkang telur, tebal cangkang telur, kadar protein kuning telur dan kadar kolesterol kuning telur) serta peningkatan ukuran organ reproduksi (yang dinyatakan dengan berat ovarium + saluran reproduksi dan panjang saluran reproduksi). Sampel penelitian berupa ternak itik petelur Mojosari yang telah memasuki tahapan akhir produksi (afkir) sebanyak 40 ekor yang terbagi dalam 4 kelompok perlakuan dan masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor itik sebagai ulangan. Kelompok pertama sebagai kelompok kontrol diberikan suntikan NaCI fisiofogis secara intramuscular pada otot dada, kelompok kedua, ketiga dan keempat sebagai kelompok perlakuan berturut-turut diberikan perlakuan suntikan hormon PMSG dengan dosis 10 IU, 15 IU dan 25 IU secara intramuskular selama 8 minggu dengan interval penyuntikan 2 minggu sekali. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dengan 4 perlakuan dan 10 ulangan. Teknik.analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Anava Satu Arah dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuntikan hormon PMSG dengan dosis 15 IU berpengaruh sangat; nyata (P &lt; 0,01) terhadap peningkatan produksi (kuantitas) dan kualitas telur yang dinyatakan dengan berat utuh telur, berat kuning telur, berat putih telur, berat cangkang, tebal cangkang dan kadar protein. Khusus untuk kadar kolesterol kuning telur penyuntikan hormon PMSG dengan dosis 25 IU berpengaruh sangat nyata (P &lt; 0,01) terhadap penurunan kadar kolesterol kuning telur. Sedangkan peningkatan sangat nyata (P &lt; 0,01) juga terjadi terhadap ukuran organ reproduksi yang dinyatakan dengan berat ovarium dan saluran reproduksi dan panjang saluran reproduksi. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TBR 05/03 Lat p
Uncontrolled Keywords: Layer duck, PMSG, Reproduction capacity, Egg quality
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3770-3795 Science and arts. Research
R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Roimil Latifa, 090014092MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH.Soehartojo Hardjopranyoto, Prof.,Dr.,MSc.,drhUNSPECIFIED
ContributorDiah Kusumawati, Dr.,SU.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Jun 2017 17:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35000
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item