PENGARUH METODA DINAMIKA KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN EFEKTIVITAS KELOMPOK SAKA BAKTI HUSADA(SBH) DI KABUPATEN SIDOARJO

Dyah Widowati Utami, 090013927M (2003) PENGARUH METODA DINAMIKA KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN EFEKTIVITAS KELOMPOK SAKA BAKTI HUSADA(SBH) DI KABUPATEN SIDOARJO. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
53. Abstrak TPK 03-03 Uta p.pdf

Download (347kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s3-2004-utami2c-1037-dinamika-tpk_03-03-min.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Saka Bakti Husada. (SBH) merupakan Salah satu Satuan Karya Pramuka, yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan. pengetahuan dan ketrampilan praktis dalam bidang kesehatan, melalui 5 (lima) kridanya, yaitu krida lingkungan sehat, keluarga sehat, pencegahan. dan pemberantasan. penyakit, obat dan Gizi. SBH adalah pramuka penegak/pandega yang berusia 16 - 23 tahun. Sesuai dengan programnya SBH merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat yang perlu dikembangkan diseluruh kecamatan atau Kwartir ranting (kwarran) dibawah pembinaan puskesmas setempat. Namun hingga saat ini di Jawa Timur dari 609 Kecamatan baru ada 419 (69%) kwartir ranting yang sudah membentuk SBH itupun tidak semuanya aktif Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah kecamatan sebanyak 18, hanya 11 kecamatan atau kwaran yang mengembangkan SBH. Pada akhir tahun 2001, ternyata hanya 5 kwarran saja yang masih mengadakan latihan rutin, sedangkan 6 Warran yang lain walaupun masih tercatat ada organisasi SBH, namun pada kenyataannya sudah tidak ada kegiatan bahkan anggotanya sudah tidak ada. Dinamika kelompok merupakan salah satu metoda yang dapat digunakan. untuk meningkatkan efektivitas kelompok SBH disamping pengetahuan tentang krida SBH harus dimiliki oleh setiap anggota. Untuk itu dengan latihan dinamika kelompok dan pemberian buku krida diharapkan organisasi SBH akan dapat diaktifkan kembali dengan meningkatkan efektivitas kelompoknya.Dengan demikian maka tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh latihan dinamika kelompok terhadap efektivitas kelompok SBH. Jenis penelitian ini adalah Eksperimental Semu (Quasy Experimental) dengan rancangan The pretest posttest controlled group design. Dengan populasi kelompok SBH yang memenuhi kriteria inklusi : SBH yang masih mempunyai kegiatan rutin serta masih mempunyai anggota minimal 20 orang. Dengan menggunakan simple random sampling, terpilihlah 2 (dua) kwaran. dari 5 (lima) kwaran yang memenuhi kriteria inklusi tersebut, yaitu kecamatan Sidoarjo sebagai kelompok perlakuan dan Kecamatan Tulangan sebagai kelompok kontrol. Responden dari penelitian ini adalah anggota. SBH pada kedua kecamatan tersebut sebanyak masing masing 20 orang. Kelompok perlakuan diberikan latihan dinamika kelompok dan pemberian buku krida, sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan buku krida untuk dipelajari secara mandiri bersama. kelompok kridanya masing masing. Dengan instrumen pengukuran pengetahuan berupa soal soal tentang krida SBH dan check list pengukuran efektivitas kelompok yang terdiri dari aktivitas tanggung jawab, koordinasi, kerjasama, persaingan. dan kohesivitas kelompok, penelitian ini dilakukan selama 2 (dua) bulan ( September Oktober 2002 ) Dari hasil perlakuan , data yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji t 2 sampel bebas untuk membandingkan kedua. kelompok dan Uji t 2 sampel berpasangan untuk membandingkan hasil sebelum dan setelah perlakuan. Analisis data yang diawali dengan uji normalitas, uji homogenitas dan kemudian uji pre dan post, didapatkan hasil, bahwa data yang diperoleh berdistribusi normal, dan pada kedua kelompok dalam kondisi homogen, sehingga. penelitian dapat dilanjutkan. Dari hasil analisis untuk membandingkan sebelum dan setelah perlakuan diperoleh bahwa pengetahuan pada kelompok perlakuan ada perbedaan yang bermakna (p=0,005 ), sedangkan untuk kelompok kontrol tidak ada perbedaan ( p=0.735 ). Pada hasil analisis efektivitas kelompok didapatkan kelompok perlakuan dengan nilai p = 0.000, dan kelompok kontrol nilai p = 0.000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada kedua kelompok tersebut untuk efektivitas kelompok ada perbedaan yang bermakna sebelum dan setelah perlakuan. Namun bila dibandingkan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, untuk pengetahuan responden teryata ada perbedaan yang bermakna p = 0.006 .Sedangkan untuk efektivitas kelompok didapatkan nilai p 0.017 yang kesimpulannya bahwa antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol ada perbedaan yang bermakna. Hal ini dibuktikan dengan adanya analisis secara diskriptif, dimana kelompok perlakuan pada katagori cukup efektif sedangkan pada kelompok kontrol kurang efektif Sebagai kesimpulan akhir bahwa pemberian materi krida tanpa dibarengi latihan dinamika kelompok tidak akan mendapatkan hasil yang optimal. Dengan demikian maka latihan dinamika kelompok dapat meningkatkan efektivitas kelompok. Untuk itu maka disarankan kepada Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur sebagai penanggung jawab pengembangan SBH perlu memberikan latihan dinamika kelompok pada latihan rutin SBH, agar organisasi SBH tetap dapat mempertahankah efektivitas kelompoknya sehingga akan menghasilkan kinerja yang lebih baik. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: Tpk 03/03 Uta p
Uncontrolled Keywords: SBH members, group dynamics, group knowledge and effectiveness
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Dyah Widowati Utami, 090013927MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorM.Bagus Qomaruddin, Drs.,MscUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Jun 2017 17:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35029
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item