KOMPLIKASI PERSALINAN PADA IBU HAMIL DENGAN PENYAKIT MALARIA DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2002

I DEWA GEDE OKA WIGUNA, 090110284L (2003) KOMPLIKASI PERSALINAN PADA IBU HAMIL DENGAN PENYAKIT MALARIA DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2002. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
3.pdf

Download (583kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2004-wigunaidew-1230-tkm_23-04.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit malaria di Kabupaten Lombok Barat masih menjadi masalah kesehatan hal ini terlihat dari rata-rata AMI tahun 2001 sebesar 51,52 %0 jauh diatas rata-rata AMI Propinsi NTB sebesar 26,9 %0. Kecamatan Tanjung merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lombok Barat menempati peringkat kedua dengan AMI 142,2 %0. Disamping hal tersebut seringnya terjadi komplikasi persalinan seperti kejadian abortus 8,6 %, perdarahan 15,5 % , BBLR 3,7 % maka penting dilakukan penelitian tentang Hubungan penyakit malaria pada ibu hamil terhadap komplikasi persalinan di Kecamatan Tanjung. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan penyakit malaria terhadap terjadinya komplikasi persalinan di Kecamatan Tanjung. Sedangkan Tujuan khususnya adalah Mempelajari riwayat kejadian penyakit malaria pada ibu hamil, mempelajari jenis Plasmodium penyebab malaria pada ibu hamil, mempelajari penatalaksanaan penderita malaria pada ibu hamil, mempelajari hubungan penyakit malaria dengan anemi pada ibu hamil, mempelajari karakteristik ibu hamil terhadap komplikasi persalinan dan mempelajari jenis komplikasi persalinan yang terjadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observational dengan menggunakan rancangan case control study. Penelitian ini diawali dengan mengidentifikasi semua persalinan yang terjadi di Puskesmas Tanjung. Sebagai populasi kasus adalah persalinan dengan komplikasi sedangkan populasi kontrol adalah persalinan tanpa komplikasi. Yang dimaksud disini persalinan dengan komplikasi adalah apabila terjadi perdarahan, abortus, prematur dan BBLR. Rancangan analisisnya adalah menggunakan analisis deskriptif , analisis chi-square dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa 38,7 % ibu hamil menderita malaria dan sebagian besar disebabkan oleh Plasmodium falciparum: 48,3 %, Plasmodium vivax: 24,1 % dan hanya mempunyai gejala klinis : 27,6 %. Jika dilihat jenis komplikasi persalinan yang terjadi paling tinggi perdarahan 42,6 % kemudian Abortus 28 %, BBLR: 17,4 % dan Prematur 12 %. Plasmodium falciparum pada ibu hamil menyebabkan abortus 53,8 %, BBLR 50 %, Prematur 42,9 % dan perdarahan 60 %. Kejadian malaria pada ibu hamil pada trimester I menyebabkan 53,8 % abortus, kejadian malaria pada trimester 2 menyebabkan 50 % BBLR, dan kejadian malaria pada trimester 3 menyebabkan 57,1 % prematur dan 40 % perdarahan. Berdasarkan analisis chi-square terdapat 4 faktor yang mempengaruhi terjadinya komplikasi persalinan yaitu kejadian malaria, anemi, berat badan dan LILA. Jika diuji lebih lanjut dengan regresi logistik kejadian komplikasi persalinan secara bersama-sama dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu kejadian malaria dan anemi pada ibu hamil . Apakah anemi merupakan variabel pengganggu pada komplikasi persalinan, maka dengan menggunakan uji odds ratio diperoleh hasil bahwa anemi bukan sebagai variabel pengganggu, sehingga dapat disimpulkan bahwa komplikasi persalinan disebabkan oleh penyakit malaria yang pernah terjadi sewaktu hamil. Guna mengurangi komplikasi persalinan yang terjadi di Kecamatan Tanjung upaya yang utama adalah menurunkan kejadian penyakit malaria melalui pemberantasan vektor baik secara biologi, kimia maupun pengendalian lingkungan dengan membuat source reduction pacta muara-muara sungai yang berbatasan dengan pantai , melakukan revitalisasi fungsi pustu dan polindes sebagai Pos Pengobatan Malaria Desa sehingga penanganan penderita malaria dapat dilakukan secara dini disamping tugas pokok yang sudah ada, peningkatan kerjasama lintas program antara petugas malaria, gizi dan KIA, serta melaksanakan KIE untuk mengurangi kebiasaan masyarakat istirahat di berugak malan hari dan melakukan advokasi kepada pejabat penentu kebijakan pembangunan di daerah (Kabupaten).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKM 23/04 Wig k
Uncontrolled Keywords: AMI, birth complication of pregnant women.
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1442-1448 Women
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
I DEWA GEDE OKA WIGUNA, 090110284LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSITI PARIANI, dr.,M.S.M..Sc.,Ph.DUNSPECIFIED
ContributorBUDI UTOMO, dr.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Jun 2017 19:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35055
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item