PERGESERAN MAKNA MAKAM DALAM KULTUR TIONGHOA : Studi etnografis di kompleks pemakaman sentong baru desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Mlg.

Windiani, 090014101M (2003) PERGESERAN MAKNA MAKAM DALAM KULTUR TIONGHOA : Studi etnografis di kompleks pemakaman sentong baru desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Mlg. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
67. Abstrak TS 29-03 Win p.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
jiptunair-gdl-s2-2003-windiani-1101-makam-ts_29-03-minHLM.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2003-windiani-1101-makam-ts_29-03-minFULL.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
jiptunair-gdl-s2-2003-windiani-1101-makam-ts_29-03-minLAMP.pdf

Download (901kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas masalah pergeseran makna makam dalam kultur Tionghoa terutama bagi orang Tionghoa yang menggunakan tradisi pemakaman bagi anggota keluarga yang meninggal. Penelitian dilakukan di kompleks pemakaman untuk orang-orang Tionghoa yaitu kompleks pemakaman Sentong Baru yang berlokasi di desa Wonorejo kecamatan Lawang kabupaten Malang, dengan pendekatan Etnografi dalam proses menggali data di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami makna makam yang berlaku dalam kultur Tionghoa, mengetahui alasan orang Tionghoa dalam memilih kompleks pemakaman Sentong Baru sebagai tempat pemakaman untuk keluarga yang meninggal, serta ingin mengetahui dan memahami pergeseran-pergeseran yang terjadi baik yang menyangkut aspek fisik yaitu bentuk makam, maupun makna makam tersebut bagi orang Tionghoa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan etnografi sebagai metode dalam menggali data di lapangan. Data di lapangan diperoleh melalui wawancara mendalam (in depth interview) dan partisipant observation baik terhadap subyek penelitian (bangunan fisik tentang makam Tionghoa) maupun terhadap informan yang berhubungan dengan keberadaan kompleks makam Sentong Baru. Validitas data dilakukan dengan cara: (a) Triangulasi untuk memeriksa kembali kebenaran data dengan membandingkan data lain di luar data tersebut untuk bahan pengecekan. (b)untuk menjamin keakuratan data, peneliti melakukan partisipasi secara terus menerus dan berhubungan langsung dengan subyek yang diteliti, (c)Pemeriksaan sejawat, dilakukan dengan cara diskusi dengan teman-teman yang mengetahui tentang permasalahan yang diteliti. Data diperoleh secara langsung dengan pengamatan dan pendokumentasin di lapangan, yaitu kompleks pemakaman Sentong Baru, serta dari para informan, baik pemilik makam, tokoh-tokoh spiritual orang Tionghoa, dan tokoh masyarakat dan penduduk setempat yang mengetahui dan terlibat langsung dengan keberadaan makam Sentong Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak terjadi pergeseranpergeseran baik yang menyangkut bentuk-bentuk fisik bangunan makam maupun makna makam bagi orang Tionghoa terutama yang menggunakan tradisi pemakaman bagi keluarga yang meninggal di kompleks makam Sentong Baru Lawang. Pergeseran tersebut disebabkan oleh faktor perkembangan zaman, kemajuan teknologi perubahan antar generasi serta kebijakan-kebijakan pemerintah yang berdampak secara langsung terhadap kehidupan sosial budaya orang Tionghoa di Indonesia. Sedangkan alasan orang Tionghoa dalam memilih kompleks pemakaman Sentong Baru adalah karena faktor ideal secara kultural, strategis, aman dari penggusuran dan alasan prestige atau simbol status.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TS.29/03 Win p
Uncontrolled Keywords: Makna makam dalam kultur Tionghoa
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
Windiani, 090014101MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Jun 2017 22:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35061
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item