UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA BUSINESS TO CONSUMER (B2C) ELECTRONIC COMMERCE MELALUI ARBITRASE DI INDONESIA

LIZA ALFRIANTI, 090110067MH (2003) UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA BUSINESS TO CONSUMER (B2C) ELECTRONIC COMMERCE MELALUI ARBITRASE DI INDONESIA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2004-alfriantil-1051-thb_09-04.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
5.pdf

Download (300kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kehadiran teknologi informasi (internet) yang semula dimanfaatkan untuk kepentingan militer di Amerika Serikat, kini telah berkembang ke segala sektor kehidupan. Sektor perdagangan merupakan salah satu bagian yang tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi informasi ini. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran transaksi e-commerce. E-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan atau perniagaan barang atau jasa (trade of goods and services) dengan menggunakan media elektronik. Didalam e-commerce terdapat aspek-aspek hukum yang harus diperhatikan, antara lain mengenai kontrak, electronic payment, dan legal settlement. Sebagaimana transaksi jual beli pada umumnya dalam e-commerce juga terdapat kepentingan-kepentingan para pihak berupa hak dan kewajiban. Hal tersebut terbuka kemungkinan terjadinya perbenturan hak dan kewajiban, Hal tersebut yang disebabkan wanprestasi, perbuatan melawan hukum, dan hal-hal lainnya. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut diperlukan mekanisme penyelesaian sengketa. Hukum yang berlaku. di Republik Indonesia, mengenai suatu sengketa yang terjadi dapat ditempuh beberapa cara penyelesaian sengketa, yaitu melalui litigasi dan penyelesaian sengketa diluar pengadilan, misalnya negosiasi, mediasi, dan arbitrase termasuk didalamnya Alternative Dispute Resolution (ADR). Ada indikasi para pihak lebih menyukai menyelesaikan sengketanya melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia, salah satu alasannya karena melalui BANI proses penyelesaiannya lebih fleksibel dibandingkan dengan litigasi. Data elektronik dapat diterima sebagai salah satu alat bukti dalam proses penyelesaiannya, selama para pihak sepakat menerima dan mengakui data elektronik tersebut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK THB 09/04 Alf u
Uncontrolled Keywords: Consumer electronic commerce; Arbitrase
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF1-6182 Commerce
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law > K3941-3974 Trade and commerce
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
LIZA ALFRIANTI, 090110067MHUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH. Basuki Rekso Wibowo, SH.,M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 16 Sep 2016 04:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35165
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item