EKSPRESI RESEPTOR VIRUS DENGUE PADA SEL ENDOTEL PEMBULUH DARAH SECARA INVITRO: PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS

DIDING HERI PRASETYO, 090114272M (2004) EKSPRESI RESEPTOR VIRUS DENGUE PADA SEL ENDOTEL PEMBULUH DARAH SECARA INVITRO: PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2004-prasetyodi-1106-ti_05-04.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
3.pdf

Download (392kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi virus dengue dapat menyebabkan berbagai tingkatan penyakit dari manifestasi klinik yang ringan yaitu demam Dengue sampai manifestasi klinik yang berat yaitu demam berdarah dengue (DBD) dan demam berdarah dengue disertai renjatan (Dengue shock syndrome / DSS). Manifestasi klinik yang berat berhubungan dengan adanya peningkatan permeabilitas pembuluh darah dan gangguan hemostasis. Mekanisme sebenarnya tentang patogenesis, hemodinamika, dan biokimiawi DBD dan DSS tidak sepenuhnya diketahui. Kebocoran vaskuler yang terjadi akibat meningkatnya permeabilitas kapiler pada kasus DBD lDSS menimbulkan dugaan bahwa sel endotel berperan dalam patogenesis DBD lDSS. Meskipun sel endotel diduga sebagai target pada patogenesis DBD, hubungan infeksi virus Dengue dengan perubahan fungsi sel endotel faktanya baru sedikit. Tujuan penelitian ini untuk menemukan reseptor spesifik virus Dengue yang antigenik pada sel endotel melalui pengekspresian reseptor spesifik DBD pada sel endotel yang dipapar dengan virus Den-1, -2, -3, -4 dan infeksi campuran serotipe (mix), identifikasi reseptor spesifik DBD dan dianalisis reaktifitasnya. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan melakukan kultur sel endotel. Kultur sel kemudian dipapar dengan virus Den-1, -2, -3, -4 dan mix dengan dosis pemaparan MOl (Multiplicity of infection). Munculnya protein dari kultur sel endotel dideteksi dengan SDS-PAGE pada 2, 4, 8, 24, 48 dan 72 jam pascainfeksi virus Dengue. Setelah pemaparan reseptor dianalisis dengan Western Blotting untuk menentukan reseptor spesifik virus Dengue dengan antibodi poliklonal virus Dengue dari pasien DBD. Analisis dengan densitometri untuk mengetahui rasio molekul protein yang terkandung dalam reseptor spesifik sel endotel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa protein reseptor spesifik sel endotel yang dianalisis dengan densitometri ditemukan berat molekul 23,5 kDa, 27 kDa dan 29 kDa untuk DEN-1, 22 kDa untuk DEN-3. Analisis protein dengan straifing blotting ditemukan berat molekul 18 kDa dan 19 kDa untuk DEN-2, 17 kDa dan 18 kDa untuk DEN-4. Sedangkan pemaparan dengan mix ditemukan berat molekul15,5 kDa, 17 kDa, 18 kDa, 24 kDa dan 27 kDa. Protein-protein ini kemungkinan mempunyai sifat imunogenik. Oleh karena itu masih diperlukan karakterisasi lebih lanjut protein reseptor spesifik terutama asam amino dan peptida untuk menentukan sifat imunogenisitasnya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TI 05/04 Pra e
Uncontrolled Keywords: Dengue virus, receptors, endothelial cell.
Subjects: Q Science > QR Microbiology
R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DIDING HERI PRASETYO, 090114272MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorFedik A. Rantam, drh.,Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 2016
Last Modified: 16 Sep 2016 04:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35196
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item