PENGARUH PEMAKAIAN KURSI ERGONOMI TERHADAP KELELAHAN MUSKULOSKELETAL PERAJIN BATIK TULIS

Ichwan Murtopo, 090013902 (2003) PENGARUH PEMAKAIAN KURSI ERGONOMI TERHADAP KELELAHAN MUSKULOSKELETAL PERAJIN BATIK TULIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
jiptunair-gdl-s2-2004-murtopoich-1275-tkm_25-04 ABSTRAK.pdf

Download (312kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2004-murtopoich-1275-tkm_25-04.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada dasarnya industri tradisional Batik Tulis ini memerlukan kecermatan dan ketelitian tinggi yang mengakibatkan pekerja akan cepat mengalami kelelahan. Untuk menghindari hal tersebut, maka posisi kerja harus ergonomis. Posisi kerja ergonomis yang dimaksud adalah peralatan yang digunakan untuk membatik disesuaikan dengan ukuran tubuh. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimental murni. Berdasarkan macam data, menggunakan data primer. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental cross Over design yang akan mengukur kelelahan pekerjaan batik tulis sebelum dan sesudah diberikan perlakuan ( treatment). Penelitian dilaksanakan di tempat kerja yang sesungguhnya yaitu di perusahaan Batik Tulis Brotojoyo Kabangan II No.2 Kecamatan Laweyen Surakarta. Teknik statistik yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Uji t dua sampel bebas (independent sampel t-test) untuk melihat perbedaan kelelahan keda kelompok kontrol dan perlakuan dan Uji t dua sampel berpasangan (Paired sampel t tes): untuk melihat perbedaan tingkat kelelahan perajin batik tulis sebelum dan sesudah perlakuan. Data diolah menggunakan paket program statistik dengan menggunakan (X = 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemakaian kursi ergonomi terhadap menurunnya angka kelelahan diterima. dengan sig. 0,000 (p&lt;0,05) atau rata rata penurunan kelelahan sebesar 33,2 milidetik. Pada kelompok A perlakuan dan kelompok B kontrol, ternyata juga terdapat perbedaan secara bermakna yaitu dengan sig.0,000 (p&lt;0,05) atau rata rata kelelahan sebesar 28,1 milidetik. Pada kelompok B perlakuan lebih tidak lelah dengan dengan sig. 0,000 (p&lt;0,05) atau dengan rata rata kelelahan sebesar 38,2 milidetik. Selanjutnya penggunaan kursi ergonomi memberi dampak penurunan kelelahan kerja memberikan makna yang besar bagi pekerja mengingat subyek kerja semua dalam usia muda (100%) yang diharapkan produktifitas meningkat sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih layak. Saran yang disampaikan perlu adanya sosialisasi penerapan peralatan kursi kerja yang ergonomis pada semua tempat kerja, khususnya kepada perajin batik Tulis. Kursi untuk membatik ini hanya salah satu alat yang dapat diberikan untuk menurunkan kelelahan, untuk selanjutnya dapat ditiliti dari tinjauan ergonomi lebih lanjut peralatan- peralatan penunjang lainnya untuk membatik seperti Kompor dan Wajan, serta model Gawangan. Bagi perusahaan batik tulis, sebaiknya menggunakan kursi yang ergonomi sebagai pelengkap fasilitas kerja karyawan. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKM 25/04 Mur p
Uncontrolled Keywords: MUSCULOSKELETAL DISEASE
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Ichwan Murtopo, 090013902UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSoeprapto AS, Prof. H. dr.DPHUNSPECIFIED
ContributorTjipto Suwandi, Prof. DR. H. dr,MOHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Andalika ilmianti
Date Deposited: 2016
Last Modified: 21 Oct 2016 21:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35296
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item