RENCANA STRATEGIS PENINGKATAN HUNIAN RUANG SHOFA RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN (PENDEKATAN FORCE FIELD ANALYSIS)

Umi Aliyah, 090014041 (2003) RENCANA STRATEGIS PENINGKATAN HUNIAN RUANG SHOFA RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN (PENDEKATAN FORCE FIELD ANALYSIS). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
jiptunair-gdl-s2-2005-aliyahumi-1304-tka_11-04 ABSTRAK.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
35315.pdf

Download (3MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rendahnya BOR ruang Shofa RSML yang terjadi sejak tahun 1999 - 2002 merupakan salah satu permasalahan yang sampai saat ini belum dapat terpecahkan. Apabila dikaitkan dengan rencana strategi RSML 2000 2004 yang ingin menjadikan RSML sebagai Trauma Center di wilayah pantai utara jawa, maka rendahnya BOR ruang Shofa yang merupakan ruang perawatan untuk kasus bedah merupakan permasalahan yang harus segera diatasi. Kesulitan penanganan masalah ini adalah karena belum adanya kajian yang mendalam dan komprehensif terhadap permasalahan ini. Penulisan tesis ini diharapkan akan dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan memberikan pemecahan permasalahan secara mendalam, menyeluruh dan sistematis. Penelitian dengan rancang bangun Cross sectional yang dilakukan dengan metode pendekatan survei dengan tehnik kuesioner dan wawancara serta pengamatan langsung dan kajian data sekunder ini dilakukan dengan maksud untuk dapat (1) mengidentifikasi karakteristik pasien ruang shofa RSML berdasarkan faktor ekonomi, faktor referensi, faktor alasan MRS dan persepsi pasien terhadap penyakitnya; (2) menganalisis penilaian pasien tarhadap proses pelayanan dan perilaku dokter spesialis bedah dan petugas ruang shofa, petugas penunjang medik serta tarif.; (3) menganalisis karakteristik sumber daya manusia (dokter spesialis bedah dan petugas) di ruang Shofa yang meliputi kualitas, kuantitas, motivasi,dan komitmen; (4) menganalisis jenis penyakit yang paling banyak ditangani di ruang Shofa. Selanjutnya dengan mempergunakan pendekatan force field analysis (pemetaan kekuatan pendorong dan kekuatan penghambat) menghasilkan ide strategis dan pada akhirnya disusun perencanaan pemecahan final yang merupakan tujuan umum dari penelitian tesis ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh temuan permasalahan rendahnya tingkat human Ruang Shofa adalah rendahnya empati, responsiveness dan perilaku dokter, perawat serta, petugas penunjang medis. Ditemukan pula rendahnya motivasi dokter maupun petugas Ruang Shofa ditinjau dari kebutuhan fisiologis, rasa aman, afiliasi penghargaan serta rendahnya komitmen dokter spesialis bedah. Atas hasil identifikasi permasalahan tersebut diperoleh pemetaan, dan perumusan isu strategis tentang kekuatan pendorong yang antara. lain adalah dukungan fasilitas dan kemampuan RSML yang memadai, ketersediaan SDM perawat, komitmen petugas ruang shofa yang tinggi, tarif yang memadai, tingginya sumber referensi pribadi dan potensi pengembangan dana kesehatan masyarakat. Sedangkan yang menjadi kekuatan penghambat meliputi rendahnya empati, responsiveness dan perilaku petugas, dan dokter spesialis bedah di ruang shofa serta petugas pada instalasi penunjang medik, komitmen dan motivasi dokter spesialis bedah yang rendah, media promosi yang tidak efektif, rendahnya, sumber referensi tenaga kesehatan, persepsi pasien terhadap penyakitnya yang dianggapnya gawat serta karakteristik pasien yang memiliki latar belakang pendidikan rendah, dengan pekerjaan kuli dan buruh. Untuk menangani permasalahan yang berkaitan dengan isu strategis tentang empati, responsiveness dan perilaku dokter spesialis bedah dan petugas medis, diusulkan untuk melakukan upaya strategis berupa diklat rutin mengenai kepribadian dan customer satisfaction, supervisi dan pembinaan berjenjang serta pengaturan jadwal jaga petugas yang seimbang antara petugas senior dan yunior. Sedangkan untuk isu motivasi yang rendah dari dokter dan petugas ruang Shofa diusulkan untuk merealisir jasa askep dan menyesuaikan jasa tindakan, memberikan kesempatan diklat secara merata dan adanya aturan jenjang karier bagi karyawan. Komitmen dokter spesialis bedah yang kurang diusulkan agar manajemen lebih meningkatkan komunikasi. Kesimpulan umum yang dapat diperoleh dari studi ini adalah bahwa ada 3 bidang utama yang menjadi basis pembenahan dalam perencanaan. strategis peningkatan tingkat hunian ruang Shofa ini yakni (a) bidang Organisasi yang meliputi restrukturisasi kedudukan tim pemasaran, pengembangan sistem penghargaan kerja perencanaan. tarif, pemeliharaan fasilitas dan peningkatan komitmen dokter spesialis; (b) bidang mutu pelayanan yang meliputi peningkatan empati, responsiveness dan perilaku dokter spesialis bedah, petugas ruang shofa serta petugas penunjang medis; (c) bidang pemasaran yang meliputi promosi, hubungan masyarakat, penjualan personal dan promosi penjualan. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KK KKC TKA 11/04 Ali r
Uncontrolled Keywords: Hospital management; Strategic plan; Force field analysis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
H Social Sciences > HG Finance > HG4001-4285 Finance management. Business finance.Corporation finance
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
Umi Aliyah, 090014041UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorStefanus Supriyanto, Dr.,dr.MSUNSPECIFIED
ContributorHenny Poeri Margastuti, drg.,MARSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Andalika ilmianti
Date Deposited: 2016
Last Modified: 12 Jun 2017 21:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35315
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item