UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN APOTEK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGANJUK MELALUI ANALISIS KARAKTERISTIK ,FAKTOR DOMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OBAT ,KEPUASAN DAN HARAPAN PASIEN (RISET OPERASIONAL DI RSUD NGANJUK

Soenardi Adi Darmawan, 090014035 (2003) UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN APOTEK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGANJUK MELALUI ANALISIS KARAKTERISTIK ,FAKTOR DOMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OBAT ,KEPUASAN DAN HARAPAN PASIEN (RISET OPERASIONAL DI RSUD NGANJUK. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
jiptunair-gdl-s2-2005-darmawanso-1330-tka_37-04 ABSTRAK.pdf

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Halaman Depan)
35323a_Part1.pdf

Download (573kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext1)
35323a_Part2_Part1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext2)
35323a_Part2_Part2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Lampiran)
35323a_Part3.pdf

Download (786kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelayanan obat merupakan elemen penting dalam pelayanan kesehatan rumah sakit yang menentukan mutu pelayanan rumah sakit, medis-terapeutis maupun non medis dan sangat berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Pelayanan obat yang bermutu akan dapat mempercepat kesembuhan, mencegah terjadinya kematian, penyakit, kecacatan, ketidak nyamanan, dan selanjutnya akan menentukan kepuasan pasien. Pelayanan obat yang tidak bermutu, akan dapat mengakibatkan terjadinya kematian pasien, penyakit, kecacatan, ketidak nyamanan dan ketidak puasan pasien. Disamping itu biaya obat sangat mahal, karena menyerap 40% anggaran belanja rumah sakit, dan pendapatan dari pelayanan obat mencapai 45% dari total pendapatan rumah sakit. Pelayanan obat yang baik akan meningkatkan kepuasan pasien yang selanjutnya akan meningkatkan utilisasi Apotek dan profitabilitas Apotek maupun rumah sakit karena adanya multiplayer effect. Profitabilitas yang meningkat akan meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan tersedia dana untuk perbaikan mutu pelayanan dan pengembangan sumberdaya manusia organisasi, yang selanjutnya akan meningkatkan kepuasan pasien lebih lanjut. Selama ini kinerja Apotek RSUD Nganjuk belum baik, hal ini ditandai dengan banyaknya lembar resep yang lolos di Apotek RSUD Nganjuk. Banyaknya lembar resep yang lo1os di Apotek RSUD Nganjuk, selain dapat berpotensi terhadap terjadinya kematian, kesakitan, kecacatan, ketidak nyamanan, juga dapat menyebabkan ketidak puasan pasien. Selain itu nilai uang dari lembar resep yang 1o1os cukup besar dan berpengaruh terhadap pendapatan RSUD . Penelitian ini dilakukan dalam upaya untuk mengatasi masalah banyaknya resep yang lolos di Apotek RSUD Nganjuk, berkaitan dengan peran pelayanan obat. Dalam aspek 5D, yaitu Death, Disease, Disability, Disconfort, dan Dissatisfaction serta peran Apotek RSUD sebagai revenue center. Tujuan penelitian ini adalah menyusun program intervensi dalam upaya meningkatkan pemanfaatan Apotek RSUD Nganjuk melalui analisis karakteristik pasien, faktor dominan yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat pasien, harapan dan kepuasan pasien. Berdasarkan tujuan penelitian, rancangan penelitian ini merupakan riset operasional di RSUD Nganjuk. Karena keterbatasan waktu maka hasil penelitian ini merupakan program intervensi yang direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh manajemen RSUD Nganjuk dalam upaya meningkatkan pemanfaatan Apotek RSUD Nganjuk. Dalam penelitian ini untuk memudahkan analisis data, dilakukan manajemen data yaitu data diubah menjadi data dikotomi, dan untuk mengukur tingkat kepuasan dan harapan pasien terhadap pelayanan Apotek RSUD yang dianalisis hanya pasien kelompok dulu ambil - yang akan datang ambil dan kelompok pasien dulu ambil yang akan datang tidak ambil. Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran karakteristik pasien, tingkat prioritas harapan dan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Apotek RSUD Nganjuk terhadap 341 pasien rawat jalan dan 41 pasien rawat inap pada bulan Agustus dan September 2002. Dari hasil pengukuran, diketahui faktor dominan yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat pasien, karakteristik pasien, harapan pasien dan tingkat kepuasan terhadap pelayanan Apotek RSUD. Dari hasil pengukuran kemudian dilakukan FGD. untuk menyusun program intervensi yang direkomendasikan dilaksanakan dalam tiga siklus. Untuk menilai manfaat program intervensi, dilakukan analisis biaya manfaat dari program intervensi. Beberapa hasil yang didapat dari penelitian ini, sebagai berikut : 1). Diketahui ada beberapa faktor dominan yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat pasien Apotek RSUD yaitu : pengetahuan, pengalaman membeli , 2). Keputusan pembelian obat pasien tidak tergantung pada tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Apotek RSUD, 3). Keputusan pembelian obat pasien ditentukan oleh afeksinya terhadap pelayanan Apotek RSUD Nganjuk meliputi : persepsi terhadap mutu obat, harga obat, dan persepsi terhadap ketersediaan obat serta ditentukan perbedaan harapannya terhadap mutu obat. Dari hasil penelitian ini dengan FGD disusun rencana program intervensi dan untuk menilai manfaat intervensi dilakukan analisis biaya manfaat dengan hasil B/C = 2,18. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA 37/04 Dar u
Uncontrolled Keywords: Hospital Pharmacy; Patient Purchase Decission; Intervention Program
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
T Technology > TX Home economics > TX901-946.5 Hospitality industry. Hotels, clubs, restaurants, etc. Food service
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Soenardi Adi Darmawan, 090014035UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKaryadi W, Prof. H. dr., Sp.Ank.ICUNSPECIFIED
ContributorWidodo J.P, dr., MS., MPH., DR.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Andalika ilmianti
Date Deposited: 2016
Last Modified: 12 Jun 2017 22:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35323
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item