ANALISIS DISKRIMINAN DALAM MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2003

TOMY ARDIANTO, 040023572 (2006) ANALISIS DISKRIMINAN DALAM MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2003. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-ardiantoto-2762-a13106-k.pdf

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-ardiantoto-2762-a131_06.pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengukuran kinerja perusahaan tidak mudah untuk dilakukan, pada saat ini terdapat berbagai alat ukur kinerja yang dapat digunakan, walaupun terkadang berbeda antara satu industri dengan industri lainnya. Salah satu metode untuk mengukur kinerja perusahaan dengan benar adalah dengan mengelompokkan perusahaan dalam dua kategori, yaitu financial distress dan non financial distress sebelum melakukan investasi. Investor juga dapat menjaga keamanan investasi yang ditanamkan dengan melakukan analisis terhadap kinerja perusahaan untuk mengetahui adanya indikasi awal terhadap terjadinya financial distress yang mengakibatkan kegagalan usaha. Terdapat empat indikator atau sumber informasi financial distress, yaitu analisis ants kas, analisis strategi perusahaan, analisis laporan keuangan dan informasi eksternal. Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada investor bahwa financial distress dapat diprediksi jauh-jauh hari sebelumnya dengan menggunakan analisis diskriminan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi rasio short term liquidity, long term solvency, profitability, productivity, indebtedness, investment intensiveness, leverage, return on investment dan equity dalam mengelompokkan perusahaan kategori financial distress dan non financial distress. Selain itu mengetahui mengetahui perbedaan rasio short term liquidity, long term solvency, profitability, productivity, indebtedness, investment intensiveness, leverage, return on investment dan equity antara perusahaan kategori financial distress dan non financial distress pada industri makanan dan minuman di BEJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan makanan dan minuman yang tercatat di BEJ. Sampel adalah 6 perusahaan yang tergolong dalam kategori financial distress dan 12 perusahaan tergolong dalam kategori non financial distress. Alat uji yang digunakan adalah menggunakan analisis diskriminan. Setelah dianalisis dengan menggunakan menggunakan analisis Diskriminan, maka didapat bahwa rasio keuangan short term liquidity, long term solvency, profitability, productivity, indebtedness, investment intensiveness, leverage, return on investment dan equity secara simultan memiliki kontribusi dalam mengelompokkan perusahaan kategori financial distress dan non financial distress pada industri manufaktur di BEJ. bahwa terdapat perbedaan rasio keuangan indebtedness, leverage dan return on investment antara perusahaan kategori financial distress dan non financial distress pada industri manufaktur di BEJ dengan menggunakan analisis diskriminan, setelah dilakukan pengujian tidak sepenuhnya teruji kebenarannya. Hal tersebut disebabkan tidak semua variabel memiliki P-value lebih kecil dari 0,05.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.131/06 Ard a
Uncontrolled Keywords: RATIO ANALYSIS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
TOMY ARDIANTO, 040023572UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSRI ISWATI, Dr., Msi., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 02 Nov 2006 12:00
Last Modified: 04 Sep 2016 14:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/354
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item