DETEKSI KERUSAKAN DNA SPERMATOZOA DENGAN METODE COMET ASSAY PADA OLIGOZOOSPERMIA IDIOPATIK :PENELITIAN OBSERVASIONAL

HENDRA, 090013853 M (2003) DETEKSI KERUSAKAN DNA SPERMATOZOA DENGAN METODE COMET ASSAY PADA OLIGOZOOSPERMIA IDIOPATIK :PENELITIAN OBSERVASIONAL. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
jiptunair-gdl-s2-2005-hendra-1782-tkr_01-05 abstrak.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
jiptunair-gdl-s2-2005-hendra-1782-tkr_01-05.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keutuhan DNA spermatozoa merupakan penentu keberhasilan fertilisasi. salah satu penyebab infertilitas pria adalah adanya kerusakan DNA spermatozoa. Deteksi adanya kerusakan DNA spermatozoa dapat dilakukan dengan berbagai cara, Comet Assay sebagai salah satu pemeriksaan kerusakan DNA, yang menggunakan prinsip single cell gel electrophoresis, dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya perbedaan kerusakan DNA spermatozoa antara kelompok oligozoospermia dan kelompok normozoospermia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang melibatkan dua puluh orang pria yang diseleksi secara acak dengan masalah infertilitas yang datang ke Klinik Infertilitas RS Budi Mulia Surabaya. Sampel semen diambil dengan cara masturbasi setelah abstinensia 2 - 7 hari. Analisis sperma dilakukan berdasarkan standar WHO. Konsentrasi spermatozoa dibawah 20 juta per ml dikelompokkan dalam kelompok oligozoospermia, sedangkan diatas 20 juta per ml dalam kelompok normozoospermia. Untuk mendapatkan untaian DNA, spermatozoa dilisis dengan menggunakan deterjen dan garam dalam suasana basa. Kemudian rantai DNA tersebut dielektroforesis dan dilakukan pengecatan dengan menggunakan SYBR green. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan mikroskop fluoresen pembesaran 400 kali. Gambaran komet diklasifikasikan dalam 5 kategori untuk menentukan derajat kerusakan DNA spermatozoa. Uji statistik t test dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian. Didapatkan hasil yang bermakna dengan probabilitas sebesar 0,0293 (p&lt;0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kerusakan DNA spermatozoa antara kelompok oligozoospermia dan kelompok normozoospermia. Sebagai data pendukung, didapatkan pula hasil yang bermakna kerusakan DNA spermatozoa untuk motilitas spermatozoa r=-0,600 (p=0,005 ; p&lt;0,05) daD morfologi kepala spermatozoa r=-678 (p=0,00l ; p&lt;0,0l), yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara motilitas dan morfologi terhadap adanya kerusakan DNA spermatozoa. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KK KKA TKR 01/05 Hen d
Uncontrolled Keywords: Comet Assay , DNA damage, sperm concentration
Subjects: R Medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HENDRA, 090013853 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAucky Hinting, dr., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorSudjarwo, Dr., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Aimmatul Mukaromah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Oct 2016 17:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35489
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item