PROGRAM PEMASARAN POLI UMUM RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BABAT

EDY YUSUF, 090310558 L (2005) PROGRAM PEMASARAN POLI UMUM RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BABAT. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2007-yusufedy-3671-tka07_07 ABSTRAK.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
35525.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumah Sakit Muhammadiyah Babat merupakan satu-satunya rumah sakit swasta yang ada di Kecamatan Babat. Jenis pelayanan yang diberikan antara lain adalah UGD, rawat jalan poll umum, poli gigi, poli spesialis, rumah bersalin, rawat inap dan penunjang medis. Pada tahun 2001 realisasi pencapaian jumlah kunjungan sebesar 83.83%, tahun 2002 realisasi pencapaian jumlah kunjungan sebesar 75.60%, dan tahun 2003 realisasi pencapaian jumlah kunjungan sebesar 62.15%, atau dengan kata lain selama tahun 2001-2003 kunjungan pasien poli umum mengalami penurunan rata-rata sebesar 26.14%. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menyusun program pemasaran berdasarkan karakteristik demografi dan sosioekonomi, geografi serta manfaat yang dicari oleh pelanggan poli umum Rumah Sakit Muhammadiyah Babat. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah (1) menganalisis karakteristik pengguna poli umum, (2) menganalisis manfaat yang dicari penguna poli umum, (3) mengidentifikasi dan menentukan pasar sasaran, (4) mengetahui posisi layanan poli umum dan (5) menganalisis harapan pengguna poli umum. Karakteristik pengguna poli umum yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari pendidikan, pekerjaan dan pendapatannya, sedangkan manfaat yang dicari oleh pengguna poli umum terdiri dari kemudahan mencapai lokasi/tempat, tarif, kecepatan layanan, kesesuaian jam buka, keramahan petugas, kelengkapan sarana penunjang medis dan kebersihan ruangan. Sampel yang diambil sebanyak 80 orang dari jumlah pasien selama bulan Juni 2005. Hasil penelitian ini adalah bahwa pengguna poli umum Rumah Sakit Muhammadiyah Babat sebagian besar (61.3%) berpendidikan SMA, sebagian besar (55.0%) pekerjaan pengguna poli umum adalah wiraswasta atau pedagang, dan pendapatan pengguna poli umum berkisar Rp 750.000- Rp 999.000,- (52.5% ). Hasil penelitian ini adalah bahwa manfaat yang dicari oleh pengguna poli umum Rumah Sakit Muhammadiyah Babat adalah kemudahan mencapai lokasi atau tempat sebesar (87.50%), kesesuaian jam buka (86.25%), kelengkapan sarana (85.0%), kecepatan layanan (83.75%), dan kebersihan ruangan (83.75%) Sebagai pasar sasaran adalah pengguna yang berpendidikan SMA, pekerjaannya wiraswasta atau pedagang, dan berpenghasilan sebesar Rp 750.000-Rp 999.000,- sedangkan pasar potensialnya adalah non pengguna poli umum Rumah Sakit Muhammadiyah Babat dan ada keinginan untuk berobat di poli umum sebanyak 52 orang atau (65.0%). Dari 52 orang non pengguna dan ada keinginan untuk berobat di poli umum Rumah Sakit Muhammadiyah Babat tersebut yang berpendidikan SMA sebanyak 20 orang atau (38.4%), pekerjaannya wiraswasta atau pedagang sebanyak 30 orang atau (57,6%), berpendapatan berkisar Rp 500.000 � Rp 749.000,- sebanyak 34 orang atau (57.7%). Berdasarkan penilaian pengguna poli umum, Rumah Sakit Muhammadiyah Babat memposisikan diri sebagai rumah sakit yang mudah dijangkau, petugasnya ramah dan bersih ruangannya. Isu strategis yang muncul dalam penelitian antara lain (1) tarif poli umum mahal, (2) layanan poli umum lambat, (3) jam buka poli umum tidak sesuai dengan jadual, (4) perawat poli umum, petugas bagian obat kurang ramah, (5) sarana penunjang medisnya kurang lengkap. Sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan poli umum Rumah Sakit Muhammadiyah Babat, maka disusunlah program pemasaran yang meliputi (1) price (tarif), dalam menetapkan tarif seharusnya dengan menggunakan perhitungan unit cost, sebagai solusi untuk menghindari adanya anggapan bahwa tarif poli umum mahal. (2) process (proses) perlu adanya komitmen petugas dalam melayani kepada pasien sesuai dengan protap, adanya sangsi dan penghargaan terhadap petugas (reward and punishment), sebagai solusi untuk layanan poli umum yang lambat, (3) people (petugas) secepatnya diadakan training tentang pelayanan prima, sebagai solusi untuk perawat poli umum dan petugas obat yang kurang ramah, (4) physical evidance (sarana penunjang medis) membuat skala prioritas dalam pembelian sarana medis sesuai dengan anggaran yang ada, mengadakan kerja sama operasional (KSO) dengan pihak lain, sebagai solusi untuk sarana penunjang medis yang kurang lengkap.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA 07/07 Yus p
Uncontrolled Keywords: Characteristics customer, customer benefit, potential market, positioning, Marketing program.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
EDY YUSUF, 090310558 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNyoman Anita Damayanti, Dr., Drg., M.SUNSPECIFIED
ContributorSetiya Haksama, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Aimmatul Mukaromah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 15 Jun 2017 17:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35525
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item